Kesan Politisi Udayana Berkantor Sementara di Kantor Gubernur NTB

 

Dari kanan, Muhammad Aminurlah (PAN), Sitti Ary (PPP), Wahyu Apriawan Riski (PKB) dan Raihan Anwar (Nasdem) seusai mengikuti rapat peripurna DPRD NTB di Ruang Rinjani Kantor Gubernur NTB, Jum’at (3/10).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB untuk sementara akan berkantor di kantor Gubernur NTB hingga gedung DPRD NTB bisa kembali ditempati

Mataram, (KabarBerita) – Sejumlah anggota DPRD NTB mengaku senang bisa mendapatkan kantor sementara di Kantor Gubernur NTB pasca peristiwa pembakaran gedung dan sekretariat DPRD NTB oleh massa aksi pada Rabu (03/10).

Tempat bukan menjadi prioritas utama bagi mereka karena yang utama saat ini adalah bagaimana tetap bisa bekerja menjalankan fungsi dan tugas sebagai wakil rakyat.

“Ruangan ini representatif dan sangat memuaskan. Jadi kami siap bekerja dimana saja,” kata anggota DPRD NTB, Raihan Anwar saat ditanyak kesan pertama saat mulai berkantor di kantor Gubernur NTB, pada Jum’at (03/10).

Sejatinya, lanjut politisi partai Nasdem ini, DPR sebagai wakil rakyat harus siap bekerja dimana saja hatta di tengah lapangan dengan tenda jika itu menjadi perintah rakyat.

“Jadi sebagai wakil rakyat, kalau rakyat memerintahkan kerja di tengah lapangan dengan tenda pun kita siap,” ujarnya.

“Yang penting fungsi dewan tetap jalan, tugasnya bisa dijalankan dengan baik dan dengan kinerja yang lebih baik lagi,” sambung politisi asal Bima ini.

Hal senada disampaikan sekretaris komisi V, Siti Ary. Baginya dimana saja wakil rakyat bisa bekerja untuk rakyat.

Ditempat yang sama, sekretaris komisi V, Sitti Ary mengaku bersyukur karena sudah diberikan tempat sementara oleh pemerintah provinsi NTB. Meski ia masih merasa kaku karena ada suasana berbeda ditempat yang baru.

“Yang jelas hari ini agak kaku, hari pertama merasa beda. Ya sedihlah meninggalkan kantor lama,” ujar politisi PPP ini.

Hal senada diungkapkan oleh anggota DPRD NTB dari fraksi PAN, Muhammad Aminurlah yang tak pernah mempersoalkan tempat untuk bekerja. Baginya yang utama adalah wakil rakyat tetap bisa bekerja dan menyuarakan apa yang menjadi tugas dan fungsi wakil rakyat.

“Yang penting ada tempat untuk bekerja, tempat menyuarakan apa yang menjadi tugas dan fungsi kita. Itu saja” pungkasnya.

Selanjutnya politisi PKB, Wahyu Apriawan Riski mengungkapkan rasa syukurnya karena masih bisa diberikan fasilitas dan tempat yang memadai karena kantor lama gedung DPRD NTB saat ini tidak bisa digunakan lagi untuk berkantor.

“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan fasilitas tempat yang memadai karena kantor lama belum bisa kita pakai,” ungkap penuh syukur.

Diketahui, DPRD NTB untuk sementara akan berkantor di kantor Gubernur NTB. Dimana agenda pertama yakni rapat paripurna dengan agenda Penyerahan KUA dan PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2025 yang digelar di ruang Rinjani Kantor Gubernur NTB.

Penulis : Dedy Supiandi

Related Posts

KEMBARA PKS NTB : Mengakar pada Pancasila, Mengabdi untuk NKRI

​LOMBOK TIMUR (KabarBerita) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar upacara dan kegiatan Kemah Bela Negara (KEMBARA) 2026. Acara yang berlangsung khidmat di bawah rimbunnya Hutan…

Resmi Kantongi SK, Zia Urrahman Langsung Tancap Gas Konsolidasikan PPP Kota Mataram

Mataram(KabarBerita)– Zia Urrahman resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Mataram. Tak ingin berlama-lama, Zia langsung menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga