
Mataram, (KabarBerita) – Ketua Srikandi Pusat Partai Demokrat, Annisa Pohan Yudhoyono dalam keterangannya pada awak media seusai melakukan pertemuan dengan Srikandi-srikandi NTB menegaskan akan memotong mata rantai kekerasan pada perempuan dan anak, Minggu (27/7).
“Jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu tidak akan terhenti pada orang tuanya saja tapi anaknya juga akan terdampak, karena kalau anak ini sudah berkeluarga nantinya pasti akan mengikuti, jadi ini yang harus kita potong,” tegasnya.
Annisa juga mengatakan secara Nasional isu yang sangat menjadi perhatian dari para Srikandi adalah KDRT dan kekerasan seksual yang sifatnya verbal maupun fisik dan ini hampir terjadi di seluruh Indonesia .
“Jadi harus ada langkah yang tepat untuk penyelesaiannya dan kami melakukan kegiatan sukarela membantu dengan hati dan pikiran untuk menemukan solusinya,” ucapnya.
Istri dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini juga menyoroti Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di NTB yang secara data cukup tinggi. Ia mengaku prihatin dan tentunya akan berupaya memberantas kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Saya sangat prihatin terhadap masalah ini, meskipun pada dasarnya tidak ada rumah tangga yang tidak punya masalah, tapi bisa kita selesaikan dengan cara yang baik,” ucapnya.
Dia juga menghimbau kepada semua perempuan dimana saja berada, untuk mencari bantuan ketika masalah tersebut dialami.
” Kepada semua perempuan Please cari bantuan ketika terjadi pada dirimu dan anakmu cari bantuan, jangan berdiam diri karena banyak kasus yang sudah terjadi , karena nyawa kita adalah taruhannya,”tegasnya.
Penulis : Wira Surya






