
Mataram, (KabarBerita) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, H. Lalu Wiranata melakukan rapat koordinasi penguatan kolaborasi Perindag NTB dan Dekranasda bersama Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sinta Agathia M. Iqbal dan jajaran pengurus.
Rapat ini menjadi titik awal konsolidasi kepemimpinan baru di Perindag NTB sekaligus penegasan arah kerja Dekranasda ke depan bersama para stakeholder terkait. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk menyamakan visi, mempertegas peran, serta mempercepat langkah konkret dalam pengembangan sektor kerajinan daerah.
Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia M. Iqbal, menekankan bahwa kolaborasi tidak boleh berhenti pada tataran seremonial. Ia mendorong adanya program yang langsung menyentuh pelaku kerajinan, mulai dari peningkatan kualitas, desain, hingga akses pasar.
“Kita harus bergerak cepat dan terukur. Potensi kerajinan NTB besar, tetapi butuh sentuhan kolaborasi yang kuat agar benar-benar memberi dampak ekonomi,” tegasnya.
Senada dengan itu, H. Lalu Wiranata menyatakan komitmennya untuk mengakselerasi sinergi Perindag NTB dan Dekranasda melalui program yang lebih terintegrasi dan berorientasi hasil.
Fokus utama kolaborasi diarahkan pada pengembangan desa berdaya berbasis potensi kerajinan. Skema ini diharapkan mampu menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan mengangkat keunggulan lokal secara berkelanjutan.
Rapat juga secara terbuka mengakui bahwa kemitraan Dekranasda selama ini belum berjalan optimal. Karena itu, ke depan akan dilakukan penguatan jejaring lintas sektor dengan melibatkan pelaku usaha, perbankan, BUMN, akademisi, dan komunitas untuk mempercepat pengembangan industri kerajinan NTB.
Dengan langkah percepatan ini, Perindag NTB dan Dekranasda menegaskan komitmen untuk tidak hanya menjaga eksistensi produk lokal, tetapi juga mendorongnya naik kelas sebagai bagian dari gerakan besar “Kerajinan NTB untuk NTB Makmur Mendunia”. (*)







