
Giri Menang(KabarBerita)– Aktivitas di Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis pagi, mendadak lebih sibuk dari biasanya. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang dan melakukan penggeledahan selama kurang lebih lima jam.
Tim KPK tiba sekitar pukul 09.30 WITA dengan menggunakan delapan mobil berwarna hitam. Setibanya di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, tim langsung berpencar dan memeriksa sejumlah ruangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan menyasar ruang kerja Bupati Lombok Barat. Tim juga memeriksa ruangan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), serta ruang kerja Asisten II yang juga digunakan sebagai ruangan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Lombok Barat.
Sekitar pukul 14.40 WITA, tim KPK mulai meninggalkan gedung Kantor Bupati Lombok Barat. Perhatian kemudian tertuju pada sejumlah koper yang dibawa keluar dari gedung.
Sedikitnya enam koper terlihat dibawa anggota tim KPK dan dimasukkan ke dalam kendaraan yang telah menunggu di halaman kantor bupati.
Tak ada keterangan yang disampaikan tim KPK terkait hasil penggeledahan maupun barang yang dibawa dari sejumlah ruangan tersebut. Para anggota tim langsung masuk ke kendaraan dan meninggalkan lokasi.
Rangkaian penggeledahan kemudian berlanjut. Sekitar pukul 14.50 WITA, tim KPK tiba di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Lombok Barat.
Penggeledahan di kantor tersebut berlangsung tertutup. Awak media yang berada di lokasi tidak diperkenankan mengikuti proses pemeriksaan di dalam ruangan.
Usai menggeledah Kantor Bupati Lombok Barat, KPK juga dijadwalkan melakukan pemeriksaan di Pendopo Bupati Lombok Barat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai barang bukti maupun materi perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.






