LKPJ 2024 Dinilai Kurang Partisipatif, Ismul Hidayat Desak Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat

Mataram (KabarBerita) – Dalam evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Mataram tahun 2024, fraksi PKS DPRD Kota Mataram menilai perlunya peninjauan kembali terhadap kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Mataram Ismul Hidayat mengatakan, Pemerintah Kota diharapkan lebih melibatkan partisipasi warga dalam setiap proses pembangunan kota, agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

” Dalam setiap program pembangunan jangan jadikan masyarakat sebagai penonton, akan tetapi harus benar- benar dilibatkan, ” Ungkap Ismul.

Salah satu sorotan utama Fraksinya, ungkap Ismul adalah penanganan masalah sampah, mulai dari pengelolaan di lingkungan hingga ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Penggunaan dana lingkungan juga perlu diawasi agar tepat sasaran dan mendukung kegiatan berbasis partisipasi warga, bukan sekadar program simbolis.

” Mataram HARUM akan terealisasi jika masyarakat terlibat dan peduli sehingga membangun itu dari lingkungan” Ujarnya.

Ismul juga mendorong Pemerintah mengaktifkan kembali program padat karya. Program padat karya, seperti normalisasi drainase di lingkungan permukiman, terbukti memiliki dampak positif yang besar, terutama dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

” Melalui padat karya, masyarakat tidak hanya dilibatkan secara aktif dalam pembangunan, tetapi juga mendapatkan penghasilan tambahan yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup mereka, ” Tegasnya.

Ke depan, alokasi anggaran pemerintah perlu lebih diarahkan untuk mendukung kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat bawah. Pembangunan tidak boleh hanya berafiliasi pada proyek-proyek besar yang cenderung melibatkan kalangan menengah ke atas, melainkan harus menyentuh sektor informal dan warga yang paling membutuhkan.” Kedepan, alokasi anggaran tidak hanya berafiliasi proyek yang ditangani kalangan menengah keatas, melainkan harus menyentuh sektor informal dan warga yang paling membutuhkan.

 

  • Related Posts

    Lintas Sektoral Turun Tangan, Usaha Tanpa Izin di Mataram Mulai Disisir

    Mataram(KabarBerita)– Tim lintas sektoral di Kota Mataram kembali turun tangan menyisir sejumlah aktivitas usaha yang diduga belum memenuhi ketentuan perizinan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui Operasi Gabungan dan Kegiatan Rutin Yang…

    Pelayanan Publik Tetap Jalan, Pemkot Mataram Batasi WFH ASN Hanya 30 Persen

    ‎Mataram(KabarBerita)— Pemerintah Kota Mataram memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan normal meskipun kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai diterapkan. Kebijakan tersebut hanya berlaku terbatas bagi sebagian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

    Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

    5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

    5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

    Komisi V DPR RI, Abdul Hadi Tinjau Terminal Mandalika dan Pastikan Penataan Angkutan sesuai Regulasi

    Komisi V DPR RI, Abdul Hadi Tinjau Terminal Mandalika dan Pastikan Penataan Angkutan sesuai Regulasi

    BRIDA NTB dan Koperasi Agro Wisata Jalin Kemitraan Riset dan Hilirisasi Komoditas Pertanian

    BRIDA NTB dan Koperasi Agro Wisata Jalin Kemitraan Riset dan Hilirisasi Komoditas Pertanian