Pelayanan Kesehatan Diperluas, Klinik Sore Segera Beroperasi di Mataram

‎Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berkomitmen memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang segera diwujudkan yakni pembukaan Pelayanan Klinik Sore di seluruh Puskesmas se-Kota Mataram.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan, mengatakan program ini dihadirkan untuk memberikan layanan yang lebih fleksibel dan mudah dijangkau oleh masyarakat, terutama bagi warga yang tidak sempat berobat di pagi atau siang hari karena kesibukan.

‎ “Kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan fleksibel. Masyarakat bisa berobat setelah jam kerja tanpa khawatir kehabisan waktu,” ujar Emirald di Mataram, Rabu (22/10).

‎Program Klinik Sore ini akan mulai berjalan 27 Oktober 2025, dan Puskesmas Karang Taliwang menjadi lokasi pertama yang membuka layanan tersebut. Selanjutnya, program ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh Puskesmas di Kota Mataram.

‎Emirald menegaskan, layanan Klinik Sore terbuka untuk pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan. Khusus peserta BPJS yang telah terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) masing-masing Puskesmas, pelayanan ini diberikan secara gratis.

‎‎“Kami harap masyarakat memastikan kepesertaan BPJS-nya aktif dan terdaftar di Puskesmas setempat agar bisa menikmati layanan gratis ini,” tambahnya.

‎Langkah ini, kata Emirald, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Mataram untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan layanan kesehatan, sekaligus mendukung upaya pencegahan dan pengobatan dini terhadap berbagai penyakit di masyarakat.

‎Dengan hadirnya Klinik Sore, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan berkualitas.

  • Related Posts

    Hj. Istiningsih Dorong Pendidikan Antikorupsi Masuk Ruang Kelas, Praktik Mark Up Nilai Harus Dihentikan

    Mataram(KabarBerita)– Wakil Ketua DPRD Kota Mataram Hj Istiningsih mendorong Pemerintah Kota Mataram segera mengimplementasikan pendidikan antikorupsi secara nyata di sekolah-sekolah. Menurutnya, penanaman nilai integritas tidak cukup dilakukan melalui sosialisasi, tetapi…

    Mataram Jadi Titik Awal Gerakan Antikorupsi Indonesia Timur, KPK Ajak Masyarakat Bangun Budaya Integritas

    Mataram(KabarBerita)– Kota Mataram menjadi titik awal perjalanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyebarkan semangat antikorupsi ke berbagai daerah di Indonesia Timur. Melalui program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026, KPK…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PKB Peduli, LMB Sambangi Santri Sahid Al Khudri

    PKB Peduli, LMB Sambangi Santri Sahid Al Khudri

    Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, PLN Siapkan 51 SPKLU

    Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, PLN Siapkan 51 SPKLU

    Anggota DPD RI Evi Apita Maya Gandeng Guru dan Ormas Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

    Anggota DPD RI Evi Apita Maya Gandeng Guru dan Ormas Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

    Galakan JNBA, KPK Tegaskan Kolaborasi Semua Unsur Cegah Korupsi

    Galakan JNBA, KPK Tegaskan Kolaborasi Semua Unsur Cegah Korupsi

    Kolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan Ibu melalui Inovasi Digital dan Kecerdasan Buatan

    Kolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan Ibu melalui Inovasi Digital dan Kecerdasan Buatan

    Hj. Istiningsih Dorong Pendidikan Antikorupsi Masuk Ruang Kelas, Praktik Mark Up Nilai Harus Dihentikan

    Hj. Istiningsih Dorong Pendidikan Antikorupsi Masuk Ruang Kelas, Praktik Mark Up Nilai Harus Dihentikan