Pemprov NTB Alokasikan Anggaran Rp 2,9 Miliar untuk Tim Percepatan, Ini Rincian Gaji Masing-Masing Tim

MATARAM (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar per tahun untuk tim Percepatan Pembangunan dan Koordinasi Daerah yang dibentuk gubernur.

Hal tersebut diakui, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah NTB, Lalu Mohamad Faozal, bahwa penetapan anggaran untuk tim Percepatan Pembangunan dan Koordinasi Daerah NTB telah melalui kajian yang cermat dan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB dan sepenuhnya didasarkan pada tanggung jawabnya.

“Kita harus sesuaikan apa yang didapat dengan apa yang dikerjakan, semakin besar yang dia dapatkan maka pekerjaannya tentu harus semakin berat,”terang Faozal saat dikonfirmasi awak media, Senin (10/11/2025).

Lebih lanjut Faozal menjelaskan bahwa Tim Percepatan tersebut dibentuk dengan tujuan utama untuk memberikan dukungan strategis dan akselerasi program prioritas dan mempercepat visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disesuaikan dengan fiskal daerah.

“Asas manfaatnya yang harus kita kuatkan. Daerah masih membutuhkan, maka kita harus memberikan tugas
yang memang bersesuai dengan apa yang didapat,”jelasnya.

Ia menambahkan, Tim Percepatan ini diisi oleh para profesional dan pakar di berbagai bidang spesialisasi yang memiliki rekam jejak mumpuni. Komposisi tim ini, menurut Faozal, memerlukan alokasi anggaran yang memadai sebagai bentuk penghargaan terhadap keahlian dan beban kerja yang diemban, mengingat tugas mereka adalah menyelesaikan masalah dan mempercepat realisasi visi Gubernur.

Daftar Nama Tim Percepatan Gubernur NTB
1. Dr. Adhar Hakim, S.H., Μ.Η. (Koordinator);
2. Chairul Mahsul, S.H., M.M. (Wakil Koordinator);
3. Dr. Prayitno Basuki, S.E., Μ.Α. (Anggota);
4. Prof. Ir. Dahlanuddin, M.Rur.Sc., Ph.D. (Anggota);
5. dr. I Ketut Artastra, M.P.H. (Anggota);
6. Prof. Ir. Mohamad Taufik Fauzi, M.Sc., Ph.D. (Anggota);
7. Prof. Dr. Sitti Hilyana (Anggota);
8. Arum Kusumaningtyas, S.IP., M.Sc. (Anggota);
9. Ir. Giri Arnawa, M.M. (Anggota);
10. Akhmad Saripudin, S.Hut. (Anggota);
11. Ahmad Junaidi, S.Pd., M.A., Ph.D. (Anggota);
12. Ir. Lalu Martawijaya (Anggota);
13. Lalu Pahrurrozi, S.T., Μ.Ε. (Anggota);
14. Esti Wahyuni, S.IP. (Anggota);
15. Dr. Baiq Mulianah, M.Pd.I. (Anggota).

Hitungannya: gaji koordinator tim percepatan Rp16 juta per bulan, per tahunnya Rp192.000.000. Sementara untuk gaji wakil koordinator dan anggota, masing-masing Rp15.000.000 per bulan. Jumlahnya ada 14 orang. Sehingga per tahunnya Rp2.520.000.000.

Selain tim percepatan, Pemprov NTB juga akan menggaji asisten tim percepatan. Untuk koordinator asisten, gajinya sebesar Rp7.500.000 per bulan. Per tahunnya Rp90.000.000. Sementara asisten Rp6.000.000 per bulan. Jumlah asisten sebanyak dua orang. Sehingga, per tahunnya Rp144.000.000.

Selanjutnya, gaji ketua sekretariat Rp1.000.000 per bulan. Per tahunnya Rp12.000.000. Sementara untuk anggota Rp750.000 per bulan. Per tahunnya Rp9.000.000. (Wir/red).

  • Related Posts

    Jamaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Asrama Haji

    “Sebagai bentuk penyerahan, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah. Nantinya para jemaah akan diserahkan kepada masing-masing pemerintah kabupaten dan diterima oleh keluarga mereka,”   Mataram (KabarBerita) — Panitia Penyelenggara…

    Ekskutif dan Legislatif dukung Konversi PT. BPR ke PT. BPRS Ciptakan Ekosistem Syari’ah

    “Kami berterimakasih dan mengapresiasi sebesar-besarnya atas saran dan masukan yang diberikan Fraksi-Fraksi dari DPRD NTB,”   Mataram (KabarBerita) – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Jamaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Asrama Haji

    Jamaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Asrama Haji

    Diduga Ada Aset Mataram Mall yang Diagunkan, Komisi II DPRD Mataram Desak Pemkot Buka Informasi Secara Terbuka

    Diduga Ada Aset Mataram Mall yang Diagunkan, Komisi II DPRD Mataram Desak Pemkot Buka Informasi Secara Terbuka

    Jelang Berakhirnya Kontrak Mataram Mall, Komisi II DPRD Mataram Tunggu Pembahasan dengan Eksekutif

    Jelang Berakhirnya Kontrak Mataram Mall, Komisi II DPRD Mataram Tunggu Pembahasan dengan Eksekutif

    Pemulangan Jamaah Haji, DPR Mahdalena Desak PPIH Tindak Tegas Maskapai Haji Tukang Delay!

    Pemulangan Jamaah Haji, DPR Mahdalena Desak PPIH Tindak Tegas Maskapai Haji Tukang Delay!

    Dispar Mataram Tegur Hotel, Minta Semua Konten Bernuansa Asusila Dihapus

    Dispar Mataram Tegur Hotel, Minta Semua Konten Bernuansa Asusila Dihapus

    DPRD Kota Mataram Soroti Promosi Hotel, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

    DPRD Kota Mataram Soroti Promosi Hotel, Minta Pemerintah Bertindak Tegas