Potret Guru Besar UIN Mataram Transformasi Menuju Akreditasi Internasional

MATARAM (KabarBerita) – Kuantitas dan kualitas Guru Besar merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi oleh Perguruan Tinggi, jika ingin mendapatkan akreditasi Unggul hingga Internasional. Hal ini tentu dilakukan oleh UIN Mataram pada masa kepemimpinan Prof. Masnun Tahir sejak 2021 hingga tahun 2024 saat ini. Disamping berkah atas banyaknya lahir Guru Besar lintas disiplin keilmuan, juga sukses mengantarkan UIN Mataram meraih akreditasi unggul.
Adapun daftar nama Guru Besar UIN Mataram yang dikukuhkan pada tahun 2024 yakni sebagai berikut:

Pengukuhan pada bulan Februari 2024:
Prof. Dr. Saparudin, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam)
Prof. Dr. Bahtiar, M.Pd.Si. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Sains)
Prof. Dr. H. Muslihun, M.Ag. ((Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah)
Prof. Dr. Mohamad Iwan Fitriani, M.Pd. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Islam)
Prof. Dr. Khairul Hamim, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Tafsir Ahkam)
Prof. Dr. H. Nazar Naamy, M.Si. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sosiologi Dakwah)
Prof. Dr. H. Usman, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Tafsir)
Prof. Dr. H. Zaenudin Mansyur, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah)
Prof. Dr. H. Zainal Arifin Munir, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam)
Prof. Dr. Ahmad Sulhan, M.Pd. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam)
Prof. Dr. Baharuddin, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sosiologi Agama

Pengukuhan bulan Desember 2024 :
Prof. Dr. Hj. Lubna, M.Pd. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan)
Prof. Dr. Dwi Wahyudiati, M.Pd. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Kimia)
Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, M.Ag. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Antropologi Sosial)

Pencapaian SK gelar Guru Besar pada bulan Desember 2024:
Prof. Dr. Muhammad Mugni Assapari, M.Pd.BI. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris)
Prof. Dr. Gazali, M.H. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Administrasi Negara)
Prof. Dr. Ir. Edi Muhamad Jayadi, M.P. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Lingkungan)
Prof. Dr. Nuruddin, M.Pd. (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Desain Pembelajaran)
Semoga dengan lahirnya bayak Guru Besar dapat mewujudkan harapan besar UIN Mataram menuju akreditasi Perguruan Tinggi Berkelas Internasional.

Related Posts

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

MATARAM (KabarBerita)– Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pembacaan Yasin dan doa bersama untuk menghormati wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. Acara yang berlangsung…

Kuasa Hukum Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB, Adukan Ketidakprofesionalan Kejati NTB

JAKARTA (KabarBerita)- Upaya penegakkan hukum oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan Tersangka kepada tiga (3) Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu M. Nashib Ikhroman, Hamdan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana