Rezeki FORNAS Bukan untuk Hotel Melati

Mataram (KabarBerita) – Perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mendatang diyakini menjadi penggerak roda ekonomi bagi Nusa Tenggara Barat, khususnya sektor perhotelan dan transportasi lokal.

Tingkat hunian kamar hotel berbintang di sejumlah wilayah yang menjadi lokasi venue kegiatan FORNAS dilaporkan mengalami peningkatan, termasuk di Kota Mataram. Namun, di tengah geliat ekonomi itu, para pengelola hotel melati justru belum merasakan dampaknya.

“Banyak keluhan yang kami terima. Tidak satu pun hotel melati di Mataram yang mendapat tamu dari peserta FORNAS,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irwan Aprianto.

Menurut Irwan, kondisi ini cukup memprihatinkan. Padahal, Kota Mataram turut menjadi bagian dari tuan rumah event nasional dua tahunan tersebut yang akan mempertandingkan sekitar 70 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), dengan estimasi peserta mencapai 16.000 hingga 18.000 orang. Dua venue utama di Kota Mataram yakni RTH Pagutan dan Lapangan Udayana dipastikan akan menjadi pusat kegiatan.

“Kami mendorong agar seluruh jenis penginapan, termasuk hotel melati, bisa dilibatkan dalam penyelenggaraan event ini. Jangan sampai ajang skala nasional ini justru membuat sebagian pelaku usaha lokal tidak kebagian manfaat,” tegasnya.

Irwan menekankan, FORNAS harus menjadi momentum untuk mendorong perputaran ekonomi lokal. Keterlibatan sektor penginapan, UMKM, serta pelaku transportasi harus menjadi perhatian panitia penyelenggara.

Senada dengan itu, anggota Komisi II DPRD Kota Mataram, I Gusti Bagus Hari Susana Putra, juga mengungkapkan bahwa dari ribuan peserta yang akan datang, tidak satu pun hotel melati menerima tamu menginap.

“Ini kejadian yang terus berulang setiap kali ada event skala nasional di NTB. Banyak pelaku usaha hotel kecil masih terpinggirkan. Padahal kondisi saat ini sangat membutuhkan perputaran ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap panitia lebih inklusif dalam mendistribusikan manfaat ekonomi dari FORNAS kepada seluruh pelaku usaha pariwisata, termasuk hotel melati, agar tidak hanya pelaku usaha besar yang menikmati dampaknya.

  • Related Posts

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Matatam(KabarBerita)– Komisi III DPRD Kota Mataram mengingatkan kontraktor pelaksana proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) agar bertanggung jawab penuh terhadap seluruh dampak pekerjaan di lapangan. Kerusakan jalan, trotoar,…

    Ketua DPRD Kota Mataram Abdul Malik Pasang Badan, Siap Dukung Penuh Kontingen Porprov Demi Target ‘Hat-trick’

    Mataram(KabarBerita)— Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, menegaskan kesiapan jajaran legislatif untuk memberikan dukungan total kepada kontingen Kota Mataram yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Di tengah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

    Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak