RPJMD Mataram 2025–2029 Disahkan, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

Mataram(KabarBerita)– Pemerintah Kota Mataram bersama DPRD resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah melalui Rapat Paripurna DPRD, Selasa (12/8). Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan kota lima tahun ke depan.

Sebelum disahkan, rapat diawali penyampaian laporan Gabungan Komisi DPRD yang disampaikan Sekretaris Gabungan Komisi, I Gusti Bagus Alit Winata. Ia menegaskan, RPJMD 2025–2029 telah selaras dengan RPJMD Provinsi NTB, RPJMN, RTRW, RPJPD, dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Gabungan Komisi juga memberikan sejumlah catatan strategis, antara lain optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, penguatan layanan bagi penyandang disabilitas, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta penanganan isu LGBT melalui edukasi. Selain itu, DPRD menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal, mitigasi bencana banjir dan kebakaran, penyediaan infrastruktur layak huni, penambahan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah berbasis lingkungan, serta revitalisasi transportasi publik bagi pelajar.

Dewan juga mendorong inovasi seperti laboratorium uji pangan bergerak, peningkatan ketertiban umum, dan digitalisasi pelayanan publik di kelurahan. “Seluruh masukan ini diharapkan memperkuat visi Mataram yang lebih inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Bagus Alit.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa RPJMD ini merupakan hasil kerja bersama eksekutif, legislatif, dan berbagai pihak. “Meski prosesnya singkat dan intensif, semangat kolektif untuk mewujudkan masa depan Mataram yang lebih baik tetap terjaga,” ujarnya.

RPJMD 2025–2029 mengusung visi “Mataram yang HARUM: Harmoni, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri”, selaras dengan RPJPD 2025–2045, RPJMN 2025–2029, dan kebijakan nasional. Dokumen setebal 383 halaman ini memuat sasaran strategis, arah kebijakan, dan target kinerja utama, serta akan menjadi acuan penyusunan RKPD dan APBD tahunan.

Wali Kota menegaskan, tantangan utama ke depan adalah memastikan pelaksanaan dan pengendalian berjalan efektif sehingga program yang dijalankan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Related Posts

    Damkarmat Mataram Turun Tangan, Sedot Banjir Sekolah hingga Bersihkan Lumpur Jalan

    Mataram(KabarBerita) — Derasnya hujan yang mengguyur Kota Mataram dalam beberapa hari terakhir kembali menyisakan genangan di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di SD Negeri 47 Ampenan, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan,…

    Di Tengah Musibah Gelombang Pasang, Kepedulian Teman Sekelas Menguatkan Rasia

    Mataram(KabarBerita) – Rasia Arya Putra (12), siswa kelas VI SDN 5 Ampenan, tak kuasa menahan haru saat satu per satu teman sekelasnya datang menjenguk. Di tengah kehilangan rumah dan perlengkapan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Diberhentikan Daerah, Kasta NTB Dampingi 715 Guru Honorer Ngadu ke MenPAN-RB

    Diberhentikan Daerah, Kasta NTB Dampingi 715 Guru Honorer Ngadu ke MenPAN-RB

    Ketua PKB Lombok Tengah Lalu Pelita Nilai Kepemimpinan Lalu Ari Sesuai Espektasi

    Ketua PKB Lombok Tengah Lalu Pelita Nilai Kepemimpinan Lalu Ari Sesuai Espektasi

    Lalu Muhibban Dukung Lalu Ari Kembali Pimpin PKB NTB

    Lalu Muhibban Dukung Lalu Ari Kembali Pimpin PKB NTB

    Lalu Ari Kembali Dipercaya Pimpin PKB NTB

    Lalu Ari Kembali Dipercaya Pimpin PKB NTB

    Damkarmat Mataram Turun Tangan, Sedot Banjir Sekolah hingga Bersihkan Lumpur Jalan

    Damkarmat Mataram Turun Tangan, Sedot Banjir Sekolah hingga Bersihkan Lumpur Jalan

    Cegah Abrasi di Pesisir Ampenan, Kader dan Pengurus PDI Perjuangan NTB Tanam Pohon untuk HUT Bu Mega ke-79