Seleksi Terbuka Jabatan Eselon II di Kota Mataram Bertambah Jadi 11 Posisi

Mataram(KabarBerita) — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akan segera melaksanakan seleksi terbuka (lelang jabatan) untuk mengisi sejumlah posisi jabatan eselon II yang saat ini lowong. Menariknya, jumlah jabatan yang akan dilelang bertambah dari 10 menjadi 11 posisi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengatakan penambahan satu jabatan tersebut dilakukan karena dalam waktu dekat akan ada pejabat yang memasuki masa pensiun.

“Sesuai aturan, seleksi terbuka boleh dilakukan maksimal tiga bulan sebelum pejabat pensiun. Per Januari tahun depan, Staf Ahli H. Syaihul Islam akan pensiun, sehingga jabatan Staf Ahli juga kami masukkan dalam daftar jabatan yang akan dilelang,” jelas Alwan, Senin (6/10).

‎Ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tim panitia seleksi (Pansel) yang akan bertugas dalam proses lelang jabatan tersebut. Untuk unsur akademisi, sudah ada tiga nama yang diusulkan, yakni Prof. Zainal Asikin, Muazar Habibi, dan Prof. Sutaryono.

“Untuk unsur akademisi sudah ada nama-namanya. Sedangkan dari unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) masih menunggu keputusan dari Pemprov,” ujarnya.

Selanjutnya, Pemkot Mataram akan segera mengajukan permohonan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar proses seleksi dapat segera dijalankan. “Target kami, pertengahan bulan ini seleksi terbuka untuk jabatan strategis di lingkungan Pemkot Mataram sudah bisa dilaksanakan,” tambahnya.

‎Adapun jabatan eselon II yang akan dilelang meliputi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Kepala BP2KB, Kepala Pelaksana BPBD, Inspektur Inspektorat, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Sosial, dan Staf Ahli Wali Kota.

Dengan bertambahnya jumlah jabatan yang dilelang, proses seleksi terbuka kali ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Kota Mataram.

  • Related Posts

    Pelayanan Publik Tetap Jalan, Pemkot Mataram Batasi WFH ASN Hanya 30 Persen

    ‎Mataram(KabarBerita)— Pemerintah Kota Mataram memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan normal meskipun kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai diterapkan. Kebijakan tersebut hanya berlaku terbatas bagi sebagian…

    Dishub Mataram Siapkan Tarif Baru Parkir di RTH

    Mataram (KabarBerita) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram berencana menerapkan tarif baru retribusi parkir sesuai Peraturan Daerah (Perda). Namun, penerapannya tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan secara terbatas di sejumlah titik…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

    Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

    Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

    Dampingi Mensos, Gubernur NTB Perkuat Sinergi Penanganan Kimiskinan di NTB

    Dampingi Mensos, Gubernur NTB Perkuat Sinergi Penanganan Kimiskinan di NTB