Sinergi Strategis UIN Mataram Dengan Polda NTB Dalam Penanganan Isu Gender

Mataram, (KabarBerita) – Dalam rangka memperkuat penanganan isu gender di Nusa Tenggara Barat, Polda NTB telah menjalin sinergi strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender serta mencegah kekerasan berbasis gender di wilayah ini.

Kasubdit Renakta Polda NTB, AKBP Ni Made Pujewati, dalam kunjungan silaturrahmi dengan Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag menyampaikan pesan dari Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, SH., S.I.K tentang Komitmen Kapolda NTB untuk menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan dengan pendekatan kesetaraan gender.

“Kerja sama dengan UIN Mataram merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi tersebut,” pungkasnya.

Melalui program-program yang dirancang bersama, Polda NTB dan UIN Mataram akan melaksanakan serangkaian kegiatan edukasi, seminar, dan pelatihan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh agama, dan organisasi masyarakat sipil. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mendiskusikan isu-isu gender serta mencari solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag, menambahkan pendidikan adalah kunci untuk mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat.

“Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun kesadaran gender di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Polda NTB juga berencana untuk melibatkan media dalam kampanye kesadaran gender. Melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif, diharapkan masyarakat semakin paham akan pentingnya isu ini dan berani melaporkan segala bentuk kekerasan yang dialami.

Kerja sama ini juga mencakup penelitian dan pengembangan kebijakan yang berbasis data, guna memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Polda NTB dalam penanganan isu gender benar-benar efektif dan tepat sasaran.

Dengan sinergi ini, Polda NTB dan UIN Mataram berharap dapat menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam penanganan isu gender di Nusa Tenggara Barat. Melalui komitmen bersama, diharapkan masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang lebih aman, adil, dan setara. (*)

Related Posts

Mohan Roliskana: Ayah Antar Anak Bangun Percaya Diri, Sekolah Wajib Bebas Bullying

‎Mataram(KabarBerita)– Suasana berbeda tampak di SMP Negeri 3 Mataram pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Jika biasanya para siswa baru datang hanya ditemani ibu, kali ini…

GELITRA NTB Diluncurkan, Gubernur Miq Iqbal Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Literasi dari Desa

MATARAM (KabarBerita)- Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meluncurkan Gerakan Literasi Tradisional (GELITRA) NTB dalam rangkaian Kemah Literasi NTB Tahun 2026 yang digelar di Gedung Layanan Perpustakaan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak