Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

LOMBOK UTARA (KabarBerita)-Dua korban terseret arus saat bermain paddle (kombinasi dayung dan selancar) di Gili Trawangan telah ditemukan dalam keadaan selamat di perairan utara Gili Air, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban sempat bertahan di atas satu paddle board yang mereka gunakan bersama. Keduanya kemudian terbawa arus hingga memasuki jalur ALKI. Dalam kondisi tersebut, mereka berupaya mengayuh saat arus mengarah ke tenggara hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan setempat.

Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi oleh nelayan menuju Gili Trawangan dan dibawa ke salah satu penginapan untuk pemulihan kondisi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang tengah melaksanakan pencarian segera merapat ke Gili Trawangan guna memastikan kondisi korban dan melakukan koordinasi lebih lanjut.

“Setelah menerima informasi, kami segera merapat ke gili trawangan untuk memastikan kondisi korban,” ungkap Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.

Selanjutnya, setelah kondisi membaik, korban direncanakan akan dibawa ke Bangsal untuk dipertemukan dengan keluarga.

Sebelumnya, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, saat para korban tengah bermain paddle dan tiba-tiba terseret arus. Laporan kejadian kemudian diterima pada Minggu malam.

Dari empat korban, dua orang lebih dahulu ditemukan dalam kondisi selamat, yaitu Hisbullah (24), warga Gerung, dan Tya (21), warga Lombok Utara. Sementara dua korban lainnya, Romi (24), warga Lembar, dan Arin, warga Gerung sempat dalam pencarian sebelum akhirnya ditemukan selamat pada hari ketiga Operasi SAR.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal, Polair Polda NTB, Polair Lombok Utara, Polsek Pemenang, TNI AL, Barasiaga, Pokmaswas Trawangan, Lembaga Adat Trawangan, Barasiaga, serta masyarakat setempat. (red).

  • Related Posts

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    MATARAM (KabarBerita)-Sidang tuntutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Lombok Timur mulai bergulir di Pengadilan Tipikor Mataram, Senin (20/4/2026) kemarin. Enam terdakwa dalam perkara ini dituntut dengan hukuman bervariasi oleh…

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    MATARAM (KabarBerita)– Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pembacaan Yasin dan doa bersama untuk menghormati wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. Acara yang berlangsung…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

    Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

    Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

    Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

    Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

    5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

    5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana