Tunggu Arahan Pusat, Pemkot Mataram Tahan Perampingan OPD

Mataram(KabarBerita)— Di tengah langkah Pemerintah Provinsi NTB dan sejumlah kabupaten yang mulai merampingkan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pada awal 2026 ini, Pemerintah Kota Mataram justru mengambil sikap berbeda. Pemkot Mataram memilih tidak ikut dalam arus merger organisasi dan memutuskan mempertahankan struktur yang ada.

‎Sekretaris Daerah Kota Mataram, Alwan Basri, mengungkapkan bahwa secara teknis kajian penyesuaian SOTK sebenarnya sudah disiapkan. Namun, pemerintah kota menahan langkah dan memilih menunggu regulasi serta arahan resmi dari pemerintah pusat.

‎“Kita menunggu keputusan SOTK di pusat. Biasanya akan keluar Permendagri atau PermenPAN-RB. Ada pengelompokan daerah, kategori A, B, itu sudah ada ketentuannya berapa jumlah OPD. Jadi kita tunggu saja, supaya tidak kerja dua kali,” tegas Alwan.

‎Menurutnya, sikap menahan diri ini diambil agar penataan organisasi tidak berubah-ubah dan berujung pada pemborosan energi birokrasi. Tanpa payung kebijakan baru dari Kementerian Dalam Negeri, Pemkot Mataram menilai langkah perampingan justru berisiko tidak sinkron dengan kebijakan nasional.

‎Lebih jauh, Alwan menegaskan bahwa struktur organisasi Pemkot Mataram saat ini masih dinilai ideal dan efektif dalam melayani kebutuhan masyarakat kota. “Kalau dibilang gemuk, tidak. Pas. Sesuai dengan Permendagri yang lama, dan dengan kondisi sekarang kami merasakan ini sudah pas,” ujarnya.

‎Dengan sikap tersebut, Pemkot Mataram mengirimkan sinyal tegas, efisiensi birokrasi bukan sekadar soal memangkas jumlah OPD, tetapi memastikan struktur yang ada benar-benar bekerja optimal. Selama regulasi pusat belum berubah, Pemkot memilih bertahan, fokus pada pelayanan, bukan sekadar mengikuti tren perampingan.

  • Related Posts

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    Mataram(KabarBerita)— Dinas Perdagangan Kota Mataram menargetkan proses tender lanjutan proyek revitalisasi Pasar Cakranegara atau Pasar Cakra mulai dilakukan bulan ini. Saat ini, penyusunan dokumen perencanaan masih terus dimatangkan sebelum diserahkan…

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram hingga kini masih mempertahankan penyegelan proyek pembangunan perumahan di kawasan Batu Mandiri, Sekarbela. Penyegelan yang dilakukan beberapa bulan lalu itu belum dicabut karena pengembang dinilai…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

    Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Gubernur Tinjau Jalan Lenangguar-Lunyuk, Sudirsah Sebut Keseriusan Iqbal – Dinda Perbaiki Infrastruktur di NTB

    Gubernur Tinjau Jalan Lenangguar-Lunyuk, Sudirsah Sebut Keseriusan Iqbal – Dinda Perbaiki Infrastruktur di NTB