
Mataram(KabarBerita) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mataram menguji efektivitas program pemusatan latihan daerah (pelatda) dengan mengirimkan enam atlet cabang olahraga atletik ke ajang Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026 di Surabaya.
Kejuaraan ini diikuti sejumlah atlet nasional serta tim-tim kuat dari berbagai daerah seperti Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Ketatnya persaingan membuat ajang tersebut menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan performa atlet Kota Mataram di level nasional.
Pada kejuaraan tersebut, Rahmadtullah sukses mempersembahkan medali perak di nomor 400 meter gawang putra senior. Menariknya, ini merupakan kali pertama ia turun di nomor tersebut. Meski berstatus debutan, Rahmadtullah mampu tampil impresif dan bersaing ketat hingga finis di posisi kedua.
Sementara itu, atlet lainnya, Mirawan, turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor 400 meter putra senior.
Prestasi juga diraih pada nomor estafet 4×400 meter putra. Tim Kota Mataram yang diperkuat Rahmadtullah, Mirawan, Randhanu Cahaya Juang N.S, dan Dicky Maulana berhasil meraih medali perunggu, meski harus menghadapi tim-tim kuat yang diperkuat atlet-atlet berstatus juara Pekan Olahraga Nasional (PON) dari Jawa Timur.
Ketua KONI Kota Mataram, Firadz Fariska, menilai hasil yang diraih para atlet tersebut melampaui ekspektasi. Ia menyebut, keikutsertaan dalam ajang ini memang menjadi bagian dari strategi untuk menguji hasil pelatda secara langsung di level kompetisi yang lebih tinggi.
“Ini bagian dari uji coba efektivitas pelatda yang kita jalankan. Alhamdulillah hasilnya cukup menggembirakan, bahkan beberapa atlet mampu tampil melebihi ekspektasi,” ujarnya.
Firadz juga mengungkapkan, sejumlah atlet mampu mencatatkan waktu yang lebih baik dibandingkan saat latihan, bahkan menunjukkan peningkatan signifikan ketika berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih berpengalaman.
“Artinya program latihan yang kita jalankan sudah berada di jalur yang tepat. Tinggal kita jaga konsistensi dan terus lakukan evaluasi,” tambahnya.
Dengan tren peningkatan performa tersebut, Firadz optimistis atlet Kota Mataram mampu meraih hasil maksimal pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk terus meningkatkan kualitas diri.








