Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Desak Peningkatan Kualitas Pendidikan di NTB

Mataram, (KabarBerita) — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendesak pemerintah daerah serta pelaku kepentingan pendidikan dasar menengah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk bekerja lebih serius, terukur, dan kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Desakan tersebut disampaikan menyusul hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menempatkan NTB pada peringkat lima besar terbawah secara nasional.

Berdasarkan hasil TKA SMA/SMK, NTB hanya memperoleh skor nilai rata-rata sebesar 36,80, angka yang jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 46,70. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal NTB itu menilai capaian tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan instrumen evaluasi pendidikan nasional yang dirancang untuk mengukur penguasaan kompetensi akademik peserta didik, yang menguji mata pelajaran yang berbeda-beda berdasarkan jenjang pendidikan: untuk siswa SD/MI sederajat diujikan Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan untuk siswa SMA/MA/SMK sederajat diujikan tiga mata pelajaran wajib (Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris) serta dua mata pelajaran pilihan yang dipilih siswa dari daftar yang tersedia, seperti Fisika, Kimia, Ekonomi, atau Bahasa Asing. TKA pertama kali dilaksanakan pada tahun ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kualitas pembelajaran dan capaian akademik siswa di berbagai daerah.

Menurut Lalu hadrian, rendahnya skor TKA NTB mencerminkan masih lemahnya penguasaan kompetensi dasar peserta didik, yang berpotensi berdampak pada rendahnya daya saing sumber daya manusia daerah ke depan. Karena itu, ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sebagai kegagalan satu pihak semata, melainkan tantangan bersama yang membutuhkan respons kebijakan yang kuat dan berkelanjutan.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus menjadikan hasil TKA ini sebagai bahan evaluasi serius. Mulai dari perbaikan kualitas dan pemerataan guru, penguatan sarana dan prasarana pendidikan, hingga penyesuaian kurikulum dan metode pembelajaran agar lebih efektif dan kontekstual dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Lalu Hadrian juga mendorong adanya langkah afirmatif dan pendampingan khusus bagi daerah dengan capaian TKA rendah, termasuk NTB, agar tidak semakin tertinggal. Komisi X DPR RI, kata dia, akan terus mengawal kebijakan pendidikan nasional agar lebih berkeadilan, berbasis data, dan berpihak pada percepatan peningkatan mutu pendidikan di daerah.

“Ini momentum untuk berbenah bersama. Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Pemerintah pusat dan daerah harus bergerak cepat, terukur, dan berkelanjutan agar kualitas pendidikan di NTB dapat segera meningkat,” pungkasnya. (*)

Related Posts

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

MATARAM (KabarBerita) – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal merealisasikan salah satu janji politiknya yakni menyalurkan bantuan dana ke desa-desa dengan spesifikasi khusus yaitu yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem…

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

MATARAM (KabarBerita)–Sinta Agathia M. Iqbal resmi dilantik sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2026–2031, menandai penguatan komitmen daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kanker berbasis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

Dampingi Mensos, Gubernur NTB Perkuat Sinergi Penanganan Kimiskinan di NTB

Dampingi Mensos, Gubernur NTB Perkuat Sinergi Penanganan Kimiskinan di NTB