
Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram resmi memberlakukan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran serta menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM), energi, dan kebutuhan operasional perkantoran.
Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus dimaknai sebagai bekerja dari rumah secara penuh, bukan dimanfaatkan untuk beraktivitas di tempat lain di luar kepentingan pekerjaan. Ia mengingatkan ASN agar tetap disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas meskipun bekerja dari rumah.
”Ini kebijakannya work from home ya, bukan work from beach, bukan work from mall, bukan work from café. Jadi tetap harus konsisten dan bertanggung jawab,” tegas Mohan.
Menurutnya, pemberlakuan WFH setiap hari Jumat merupakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan wajib dipatuhi oleh seluruh pemerintah daerah. Ia menilai, jika kebijakan tersebut dikeluarkan, maka ada kondisi mendesak yang mengharuskan pemerintah melakukan langkah-langkah efisiensi secara menyeluruh.
”Kebijakan ini tentu dikeluarkan sebagai upaya menekan penggunaan bahan bakar, alat tulis kantor serta energi untuk efisiensi anggaran secara umum,” ujarnya.
Meski kebijakan WFH diterapkan bagi sebagian besar ASN, Mohan menegaskan bahwa pejabat struktural mulai dari eselon 2, 3, dan 4 tetap diwajibkan masuk kantor seperti biasa. Kehadiran pejabat struktural dinilai penting untuk menjaga koordinasi serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Ia juga meminta para pejabat yang tetap masuk kantor agar memanfaatkan suasana kantor yang lebih lengang untuk meningkatkan produktivitas, terutama dalam membahas dan menyelesaikan berbagai persoalan di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.
”Nanti semuanya hanya beberapa pejabat saja yang masuk kantor. Manfaatkan saja untuk berdiskusi terhadap persoalan yang ada di OPD masing-masing, jangan justru ikut keluar karena alasan kantor sepi,” katanya.
Mohan menambahkan, keberhasilan pelaksanaan WFH sangat bergantung pada komitmen dan integritas ASN dalam menjalankan tugas. Karena itu, ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Mataram untuk tetap menjaga semangat, soliditas, dan tanggung jawab dalam mendukung kebijakan pemerintah di tengah tuntutan efisiensi yang semakin besar.








