
MATARAM (KabarBerita) – Penggantian Kendaraan Dinas (Randis) dari yang berbahan bakar fosil (Konvensional) menuju mobil listrik dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mulai distribusikan hari ini, Jumat (6/3/2026).
Adapun total kendaraan listrik yang sudah disiapkan sebanyak 72 kendaraan, dan semuanya sudah terparkir di halaman depan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB.
Kepala Biro Umum Setda NTB Yusharudian Putra, membenarkan hal tersebut ketika dimintai keterangan pada saat penyerahan randis konvesional dan pembagian mobil listrik ke beberapa dinas yang hadir.
Yus sapaannnya mengatakan bahwa terhitung mulai hari ini, kendaraan listrik mulai bisa dioperasikan di tiap Dinas, dengan skema penukaran mobil lama terutama sekali untuk Kepala organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diutamakan penukarannya.
“Jadi hari ini sudah mulai ya, terus untuk pengambilannya sendiri, ditukarkan dengan randis konvensional kepala OPD, dengan mengikuti beberapa persyaratan,”ujarnya.
Selain itu Karo Umum Setda NTB itu juga menginformasikan bahwa pihaknya bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), telah mengkonfirmasi ke setiap OPD untuk bisa melakukan pergantian Randis, karena randis listrik akan didistribusikan mulai 6 maret 2026.
“Untuk syarat-syaratnya BKAD juga sudah mengarahkan supaya pengambilan Randis listirk dilakukan terutama kepala OPD, dan tinggal diganti atau ditukar dengan Randis Lama,”terang Yus.
Dikatakannya juga guna memudahkan pengoperasian kendaraan, pada saat pengambilan Randis Listrik, pihak produsen telah menyiapkan tenaga ahli yang memberikan pelatihan terkait feature apa saja yang ada dalam kendaraan tersebut hingga test drivenya.
“Jadi pihak penyedia dan produsen juga disini, mengenalkan produk seperti apa, dan supaya kita terbiasa juga,”ungkapnya.
Ia juga berharap supaya masing-masing OPD bisa segera melakukan penukaran kendaraannya, guna mempercepat proses adaptasi penggunaan kendaran listrik karena disana juga disiapkan ahli yang menjelaskan feature dari masing-masing kendaraan tersebut.
“Jadi ini yang kita harapkan, supaya saat digunakan nanti sudah lancar,”harapnya. (Wira/red).







