Lantik Komisioner Baznas NTB, Lalu Iqbal Tekankan Redistribusi Of Well

Mataram, (KabarBerita) – Terjawab sudah teka teki siapa yang mengisi jabatan Ketua dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB seusai Gubernur NTB Dr Lalu Muhammad Iqbal melantik Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB , senin (3/6) di Gedung Graha Bhakti Praja NTB.
Ada 5 ( Lima) Komisioner yang dilantik,
Ke-5 komisioner yang dilantik adalah H. Ahmad Rusli, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., Dr. Lalu Muhammad Iqbal, Drs. Muhamad Ardi Syamsuri, dan H. Zulkifli.
Dan hasil rapat pleno Baznas memutuskan Lalu Muhammad Iqbal sebagai Ketua Baznas Provinsi NTB, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Zakat, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Zakat, H. Zulkifli. Wakil Ketua III Bidang Pengelolaan Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Zakat, Drs. Muhamad Ardi Syamsuri. Serta, Wakil Ketua IV Bidang Sumber Daya Amil Zakat dan Administrasi, H. Ahmad Rusli.
Miq Iqbal dalam sambutannya menyampaikan salah satu bentuk keberpihakan sosial islam adalah zakat, karena zakat merupakan mekanisme redistribusi of well atau mekanisme redistribusi kekayaan,Yaitu pemindahan kekayaan dari satu individu atau kelompok ke individu atau kelompok lain.

“Itulah yang menyebabkan, dalam masyarakat Islam sejak zaman Rasulullah SAW hingga sekarang, Ketika ajaran Islam dijalankan dengan benar, tidak pernah terjadi penumpukan modal pada satu kelompok saja,” katanya.

Miq Iqbal menambahkan, seseorang boleh mengejar kekayaan sebesar apa pun, tapi 2,5 persen dari hartanya harus kembali untuk penguatan kelompok yang tidak mampu.

“Karena dalam Islam, tidak boleh ada satu pun yang tertinggal atau no one left behind “terangnya.

Dalam Kesempatan ini hadir pula Kepala Baznas Pusat Professor Nur Ahmad yang ikut memberikan sambutan, Dia menyampaikan Baznas itu sebagai sarana penguatan Mustahiq, Baznas juga harus andil dalam mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB.

“Jadi Baznas hadir sebagai sentra penguatan Mustahiq, dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di NTB dan ini wajib dilakukan oleh kita semua yang seiring dengan arahan Gubernur” ucapnya.

Professor Ahmad juga menekankan perlunya 3 (Tiga) aman dalam menjalankan sitem kerja Baznas yaitu, Aman syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI ” 3 Aman menjadi basic dari Baznas , aman syar’i yaitu menjalankan sesuai syariat Islam, Aman Regulasi dengan mengikuti ketentuan dan aturan yang sudah ditetapkan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan Aman NKRI yaitu dengan menjaga Kondusivitas Negara sesuai dengan sistem dan Undang-Undang yang berlaku” tutupnya.

  • Related Posts

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk