Nilai Tukar Petani di NTB Alami Peningkatan 0,65 Persen pada Oktober 2025

MATARAM (KabarBerita)-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami peningkatan sebesar 0,65 persen menjadi 126,34 poin pada Oktober 2025 dibandingkan bulan sebelumnya.

“Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,75 persen, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,09 persen,”ungkap Kepala BPS NTB, Wahyudin di Mataram, Senin (03/11/2025).

Wahyudin mengatakan, kenaikan NTP tersebut mencerminkan peningkatan daya beli petani di wilayah pedesaan NTB.

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Semua subsektor dengan NTP diatas 100 yang memperlihatkan keuntungan secara relatif bagi petani. Baik itu disubsektor tanaman pangan sebesar 124,73 poin, subsektor hortikultura sebesar 182,92 poin, subsektor tanaman perkebunan Rakyat sebesar 103,71 poin, subsektor peternakan sebesar 113,28 poin dan subsektor perikanan sebesar 107,24.

Wahyudin juga memaparkan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Provinsi NTB juga meningkat sebesar 0,09 persen.

Menurutnya, peningkatan IKRT disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok transportasi, kelompok informasi, komunikasi, dan Jasa Keuangan. Serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi NTB pada Oktober 2025 tercatat sebesar 129,25 atau naik 0,65 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. (red).

  • Related Posts

    The Mandalika Terus Berupaya Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat

    MATARAM (KabarBerita)–The Mandalika terus diarahkan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah. Seiring semakin berkembangnya posisi destinasi ini sebagai sportstainment destination berkelas dunia, munculnya berbagai…

    PT BPR NTB Sukses Salurkan Rp 23,35 Miliar untuk Gaji PPPK Penuh Waktu

    MATARAM (KabarBerita) – Direktur PT Bank Perkereditan Rakyat (BPR) NTB Perseroda Faisal menyatakan penyaluran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melaui BPR…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Patuhi Arahan KPK, Disdik Mataram Perketat Transparansi SPMB 2026/2027

    Patuhi Arahan KPK, Disdik Mataram Perketat Transparansi SPMB 2026/2027

    Isu LGBT Mencuat di Mataram, Sitti Fitriani Dorong Edukasi dan Penguatan Ketahanan Keluarga

    Isu LGBT Mencuat di Mataram, Sitti Fitriani Dorong Edukasi dan Penguatan Ketahanan Keluarga

    Reses di Komunitas Hindu, Lalu Pelita Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi

    Reses di Komunitas Hindu, Lalu Pelita Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu