Fiskal Daerah Terbatas, Pj Sekda : Belanja Harus Seefisien

MATARAM (KabarBerita)-Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Mohamad Faozal menegaskan pentingnya langkah efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah menyusul adanya berbagai kebijakan pembatasan fiskal dari pemerintah pusat.

Terlebih adanya penurunan dana transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat telah memicu perlunya peninjauan ulang seluruh pos belanja demi menjaga kesehatan fiskal daerah. “Jadi belanja harus dilakukan seefisien mungkin, jadi jika ada belanja yang perlu efisiensi, ya kita efisienkan,”kata Faozal saat memberikan arahan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Hotel Santika Mataram, Selasa (4/11/2025).

Faozal menjalaskan, bahwa kebijakan efisiensi ini merupakan respons atas pemotongan TKD yang berimbas pada hampir seluruh daerah di Indonesia. “Jadi semua daerah turunlah, karena dari pusat ada pemotongan TKD,” jelasnya.

Lebih lanjut, Faozal mengatakan bahwa pembahasan rinci terkait kebijakan efisiensi fiskal ini masih akan dilakukan. Beberapa pos belanja yang menjadi target efisiensi, seperti belanja perjalanan dinas, Alat Tulis Kantor (ATK), dan berbagai belanja operasional lainnya, belum diputuskan secara final.

“Terkait kebijakan fiskal ini belum dilakukan pembahasan seperti belanja perjalanan, ATK, dan belanja-belanja operasional kita kemungkinan akan dilakukan efisiensi,” paparnya.

Mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran mendatang, Faozal meminta publik untuk bersabar. Proses penyusunan masih berjalan seiring dengan fluktuasi pergerakan TKD yang menjadi patokan utama. “Sedang kita rancang, jadi sabar dulu ya,” jawabnya singkat.

Dalam kesempatan yang sama, Faozal juga menyinggung tentang program-program yang menjadi inisiatif pemerintah pusat, seperti program makan bergizi gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN), sekolah rakyat (SR) dari Kementerian Sosial, dan Sekolah Garuda dari kemeterian pendidikan dasar dan menengah (Kemendikdasmen).

Meskipun program tersebut telah didorong bersamaan dengan pembiayaannya dari pusat, Pemerintah Daerah tetap akan berperan sebagai unsur pendukung. “Semua program ini kita lakukan supporting, tapi porsinya sesuai dengan kemampuan daerah kita yaitu dengan melihat kapasitas finansial yang ada” imbuhnya. (Wir/red).

  • Related Posts

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk