Mahasiswa KKN Tanam Harapan Lewat Program “Desa Hijau” di Kawo ‎

Praya(KabarBerita)— Upaya kecil yang ditanam hari ini diyakini akan tumbuh menjadi harapan besar bagi masa depan lingkungan Desa Kawo. Senin, 5 Januari 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas di desa tersebut menggelar aksi penanaman bibit pohon dalam rangka menjalankan program unggulan bertema “Desa Hijau”.

‎Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas program kerja, melainkan ikhtiar bersama untuk menjaga keseimbangan alam dan menumbuhkan kesadaran ekologis di tengah masyarakat. Ribuan bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis, mulai dari taman desa hingga sepanjang pinggir jalan utama, yang selama ini minim tutupan hijau.

‎Mahasiswa KKN menggandeng Pemerintah Desa Kawo, pemuda desa, siswa pecinta alam SMA Negeri 2 Praya, serta warga setempat. Kolaborasi lintas generasi ini menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat, sekaligus mempertegas bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

‎Bibit yang ditanam merupakan jenis pohon lokal yang adaptif dan bernilai ekologis tinggi, seperti jati, mahoni, flamboyan, jambu mete, dan asam. Seluruh bibit tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

‎Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Dusun Batu Bangka yang menekankan pentingnya peran pohon dalam menjaga kesuburan tanah dan kualitas udara. Setelah itu, mahasiswa dan warga turun langsung menanam bibit secara gotong royong, menciptakan suasana kerja bersama yang penuh semangat.

‎Koordinator Tim KKN Desa Kawo menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian jangka panjang. “Kami tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran. Harapannya, apa yang kami tanam hari ini bisa dirawat bersama dan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang,” ujarnya.

‎Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang kegiatan. Sejumlah warga bahkan menyatakan komitmennya untuk merawat bibit yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan desa.

‎Melalui program “Desa Hijau”, mahasiswa berharap Desa Kawo dapat tumbuh menjadi desa yang lebih asri, lestari, serta menjadi contoh bagi wilayah sekitar dalam upaya pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Dari tanah desa, harapan itu kini mulai ditanam.

  • Related Posts

    Abrasi Terjang Pesisir Batulayar, Nelayan Meninting Gotong Royong Pulihkan Pantai

    Lombok Barat(KabarBerita) — Abrasi pantai kembali menghantam pesisir Batulayar, Lombok Barat. Gelombang laut yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menggerus bibir pantai Desa Meninting, menyisakan tebing pasir curam dan menyulitkan…

    Walhi NTB  Soroti Co Firing Masih Terus Berjalan, NZE Hanya Harapan

    Mataram, (KabarBerita) – Net Zero Emission (NZE) yang masih belum ada tanda-tanda untuk dijalankan menjadi perbincangan hangat di berbagai tempat, tak luput dari itu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTB…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Klarifikasi Soal Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

    Pemprov NTB Klarifikasi Soal Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

    Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa