Walhi NTB  Soroti Co Firing Masih Terus Berjalan, NZE Hanya Harapan

Mataram, (KabarBerita) – Net Zero Emission (NZE) yang masih belum ada tanda-tanda untuk dijalankan menjadi perbincangan hangat di berbagai tempat, tak luput dari itu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTB pun, ikut angkat bicara terkait permasalahan yang  melanda NTB ini.

Ketua Walhi NTB, Amri Nuryadin mengatakan Dampak PLTU dan co firing biomasa sampai hari ini masih sangat berdampak, NTB yang mempunyai kawasan Ekonomi Khusus, industri pertambangan yang luas dan itu menjadikan PLTU dengan sumber energi Batu bara masih dipertahankan sampai saat ini dan masih digunakan untuk mensupport tenaga listrik padahal dalam komitmennya net zero mission (NZE) yang dicanangkan oleh NTB sejak tahun 2024 untuk menghentikan penggunaan energi batu bara 2050, lebih cepat dari nasional masih belum terlihat.

“Transisi sumber Energi dari PLTU (batu bara) ke Energi Baru Terbarukan (EBT) masih belum terlihat sampai sekarang dan belum kita lihat perencanaannya,” terang Amri seusai acara diskusi publik Ancaman PLTU cavtie dan co-firing biomassa di Mataram , selasa (12/8).

Amri juga mengatakan dalam rencana daerah dibahas banyak hal tentang potensi-potensi energi baru terbarukan (EBT) sebagai pengganti energi kotor yang berbahan batu bara ,tapi sampai hari ini justru PLTU batu bara yang notabene adalah support energi kotor masih digunakan di NTB, sebagian besar EBT yang dicatat dan dilansir dalam reward kita hanya diatas buku saja (list saja) sampai hari ini tidak tahapan penting yang memberikan jaminan bahwa NZE 2050 itu bisa tercapai di NTB.

“jadi kita diskusikan ini untuk  mendorong refrensi publik bahwa NTB harus mulai tahapan penting untuk melakukan transisi energi,” katanya.

Amri menambahkan 4.500 ton perhari penggunaan energi kotor di NTB untuk mensupport listrik, dampak batu bara sangat berpengaruh negatif terhadap kesehatan bahkan juga terhadap ekonomi salah satunya diwilayah taman ayu di jeranjang ,yang dulunya terkenal dengan bawang bongor tapi sekarang sudah tidak ada lagi karena places dan butomes yang berdampak pada pertanian dan pada pesisir yang ada diwilayah NTB.

” jadi 2050 harus bisa mencanangkan EBT yang ada di NTB tapi sampai hari ini belum ada peta jalan yang jelas  untuk mencapai NZE itu karena bagaimanapun yang namanya transisi energi itu harus move on,”jelasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Daerah walhi NTB Muhammad juaini mengatakan target 10 tahun dari hitungan nasional target NZE, sampai hari ini masih bicaranya co-firing, artinya PLTU akan tetap eksis di NTB, kalau tetap eksis kapan NZE , dengan alasan karateristik sama yaitu hidrokarbon maka PLTU masih dipertahankan, dan dari berbagai dokumen yang dilihat pembahasan menuju NZE baik dari kajian dan pembahasan sampai hari ini belum dilihat.

“kalau hitung persen masih 0, sekian %, dan kita cek master plan belum menuju kesitu dan tantangannya memang RUPTL yang PLN sering sepihak menyusun perencanaan ini, tapi seharusnya sebagai pemegang kebijakan di road map energi daerah itu mestinya ada menuju ke EBT itu,”jelasnya.

Lebih lanjut Juaini mengatakan kalau diakumulasi sudah ada di selatan yang mengembangkan EBT tapi pemerintah belum menghitung itu, karena bukan pemerintah dan mitranya yang membuat.

“kalau memang serius ayo mulai dari perencanaan sampai ke rencana pembangunan dianggarkan dan dilaksanakan setahap demi setahap,” tutupnya. (Red)

Related Posts

Abrasi Terjang Pesisir Batulayar, Nelayan Meninting Gotong Royong Pulihkan Pantai

Lombok Barat(KabarBerita) — Abrasi pantai kembali menghantam pesisir Batulayar, Lombok Barat. Gelombang laut yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menggerus bibir pantai Desa Meninting, menyisakan tebing pasir curam dan menyulitkan…

Mahasiswa KKN Tanam Harapan Lewat Program “Desa Hijau” di Kawo ‎

Praya(KabarBerita)— Upaya kecil yang ditanam hari ini diyakini akan tumbuh menjadi harapan besar bagi masa depan lingkungan Desa Kawo. Senin, 5 Januari 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan