DLH Kota Mataram Bantah Gedung Bank Sampah Kebon Talo Terbengkalai, Tunggu TPST Beroperasi

‎Mataram(KabarBerita)– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram membantah anggapan bahwa bangunan induk bank sampah di kawasan Kebon Talo, Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, terbengkalai setelah selesai dibangun pada 2024 lalu.

‎Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi menegaskan, bangunan tersebut memang belum difungsikan karena masih menunggu pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo yang akan dikerjakan pemerintah pusat.

‎“Bangunan induk bank sampah itu dibangun sebagai salah satu syarat pendukung pembangunan TPST Kebon Talo. Jadi bukan terbengkalai, memang kita masih menunggu TPST dibangun dan beroperasi,” ujarnya.

‎Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut nantinya akan terintegrasi dengan operasional TPST Kebon Talo. Setelah TPST beroperasi penuh, gedung bank sampah akan dimanfaatkan untuk kegiatan pengolahan dan pemilahan sampah plastik sekaligus berfungsi sebagai bank sampah masyarakat.

‎Ia menjelaskan, pembangunan gedung induk bank sampah merupakan bagian dari kesiapan daerah memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat sebelum proyek TPST direalisasikan.

‎“Setelah TPST berjalan, bangunan ini akan digunakan untuk mendukung proses pemilahan dan pengolahan sampah, terutama sampah plastik,” katanya.

‎DLH Kota Mataram menyebut pembangunan TPST Kebon Talo dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal Juni 2026. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi pengurangan volume sampah di Kota Mataram yang terus meningkat setiap harinya.

‎Bangunan induk bank sampah itu sendiri dibangun menggunakan APBD Kota Mataram tahun 2024 dengan nilai anggaran sekitar Rp800 juta. Namun sejak rampung dibangun, fasilitas tersebut belum pernah dimanfaatkan karena masih menunggu proyek TPST dimulai.

‎Meski demikian, kondisi bangunan saat ini menuai sorotan masyarakat. Di lokasi, area sekitar gedung tampak dipenuhi rerumputan liar yang mulai menjalar hingga ke bagian bangunan sehingga memunculkan kesan tidak terawat.

‎Menanggapi hal itu, DLH memastikan bangunan tetap dalam pengawasan dan akan mulai dimaksimalkan pemanfaatannya setelah pembangunan TPST Kebon Talo selesai dilaksanakan.

  • Related Posts

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Matatam(KabarBerita)– Komisi III DPRD Kota Mataram mengingatkan kontraktor pelaksana proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) agar bertanggung jawab penuh terhadap seluruh dampak pekerjaan di lapangan. Kerusakan jalan, trotoar,…

    Ketua DPRD Kota Mataram Abdul Malik Pasang Badan, Siap Dukung Penuh Kontingen Porprov Demi Target ‘Hat-trick’

    Mataram(KabarBerita)— Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, menegaskan kesiapan jajaran legislatif untuk memberikan dukungan total kepada kontingen Kota Mataram yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Di tengah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

    Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak