BRIDA NTB Terima Kunjungan Andi & Dina Foundation, Dorong Kolaborasi Tekstil Indonesia–India

Mataram, (KabarBerita) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima kunjungan dari Andi & Dina Foundation dalam rangka menjajaki kolaborasi di bidang tekstil. Pertemuan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan gagasan untuk menguatkan posisi NTB sebagai pusat pengembangan tenun nasional.

Dalam pemaparannya, perwakilan Andi & Dina Foundation mengusung program “India–Indonesia Textile Cultural Exchange & Forum: Technology Transfer”. Program ini terinspirasi dari India yang berhasil menjadikan *Khadi* bukan hanya sebagai kain tradisional, melainkan juga simbol kemandirian dan identitas bangsa.

“Lombok memiliki jumlah penenun terbanyak di Indonesia dan tradisi yang begitu kaya. Potensi ini luar biasa jika dipadukan dengan teknologi modern, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya yang diwariskan leluhur,” ujar perwakilan foundation tersebut.

Forum ini diharapkan dapat membawa NTB bertransformasi “dari tradisi menuju teknologi”dalam pengolahan tekstil. Salah satu inspirasi datang dari India yang mampu menciptakan kain tipis nan nyaman untuk suhu panas hingga 40 derajat celcius. Dengan inovasi serupa, tenun NTB berpotensi tampil sebagai produk unggulan sekaligus simbol kebanggaan nasional.

Lebih jauh, Andi & Dina Foundation menyampaikan harapan agar suatu saat bendera merah putih dapat dikibarkan dari kain tenun buatan anak negeri, berbahan kapas lokal.

Untuk mewujudkan hal itu, BRIDA NTB akan memfasilitasi pendaftaran varietas kapas lokal NTB ke instansi terkait, sekaligus membantu riset untuk budidaya kapas tersebut , mendukung pengembangan inovasi teknologi untuk pelestarian dan pengembangan budaya wastra NTB, dan meminta Andi & Dina Foundation segera mengajukan proposal, serta memfasilitasi terbangun MOU serta kerja sama antara Pemprov NTB bersama Dekranasda dengan Andi & Dina Foundation. (*)

Related Posts

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

“Anggaran bukan sekadar deretan angka dalam dokumen keuangan. Ia adalah cerminan arah kebijakan, keberanian menetapkan prioritas, sekaligus ukuran kesungguhan pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.”   Ada hal yang menarik…

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Mataram (KabarBerita) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat paripurna bersama Pemerintah Provinsi NTB dengan agenda penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak