
Mataram, (KabarBerita) – Perhelatan Akbar MotoGP 2025 tinggal menghitung hari, bebarapa langkah dan persiapan telah dilakukan oleh penyelenggara. Perhelatan akbar ini akan diadakan dari tanggal 3 – 5 oktober 2025.
Terkait perhelatan akbar itu ada hal baru dan menarik yang akan dipersiapkan dalam ajang tersebut. Kepala Diskominfotik NTB Yusron hadi dalam keterangannya yang disampaikan melalui pesan WA, senin (29/9), mengatakan ada beberapa inovasi dalam ajang motoGP kali ini yaitu :
1. Perluasan Partisipasi UMKM Lokal Salah satu fokus utama penyelenggaraan kali ini adalah penguatan ekonomi kerakyatan, adanya perluasan kawasan dan peningkatan jumlah UMKM yang akan terlibat dalam perhelatan MotoGP. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi dari acara internasional ini dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dan masyarakat di NTB.
2. Gallery MotoGP Menjadi Museum Inovasi menarik lainnya dengan pemanfaatan fasilitas yang ada. Gallery MotoGP di Mandalika, yang menyimpan sejarah balap motor dunia, kini juga akan difungsikan sebagai Lombok-Sumbawa Museum of Civilization. Penambahan fungsi ganda ini akan menjadikan lokasi tersebut sebagai destinasi permanen yang tidak hanya menyajikan kisah MotoGP, tetapi juga memamerkan kekayaan sejarah dan peradaban yang dimiliki oleh pulau Lombok dan Sumbawa. Hal ini memperkaya pengalaman dan pengetahuan wisatawan yang datang ke kawasan Mandalika.
3. Tradisi ‘Betabeq’ Sebagai Pengantar Acara Besar, Aspek budaya juga mendapat perhatian khusus. Untuk pertama kalinya sebelum MotoGP, akan digelar acara ‘Betabeq’. Ini merupakan tradisi baru yang didorong oleh Gubernur NTB untuk menjadi ritual penyambutan wajib di setiap kegiatan besar yang diselenggarakan di NTB.Tradisi Betabeq diharapkan menjadi ciri khas yang melekat pada setiap event di NTB, memperkenalkan kearifan lokal kepada mata dunia.
4. Dermaga Khusus untuk Jalur Kapal Cepat.Untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan transportasi bagi penonton dan wisatawan, telah disiapkan dermaga khusus untuk jalur kapal cepat Sanur-Nusa Penida-Mandalika. Dermaga ini akan mulai beroperasi sebelum gelaran MotoGP dan direncanakan akan dilanjutkan seterusnya. Jalur kapal cepat ini diharapkan menjadi alternatif transportasi yang efisien, menghubungkan pusat pariwisata Bali, Nusa Penida, langsung ke kawasan Mandalika, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata bahari di NTB.
“Inovasi-inovasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk menjadikan MotoGP bukan hanya sekadar ajang balap, tetapi juga menjadi barometer bagi potensi ekonomi, budaya, dan menjadikan NTB destinasi Wisata kelas Dunia” terang Yusron. (*)






