Dihadapan Mas Dewan, Siswa SMPN 7 Mataram Teriak Minta FDS Dilanjutkan

Mataram(KabarBerita)— Suasana berbeda terasa di SMP Negeri 7 Mataram pada hari pertama uji coba full day school (FDS). Kehadiran Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Haris Maulana, justru menjadi ruang bagi para siswa untuk menyuarakan aspirasi mereka secara langsung. Dengan penuh antusias, siswa-siswi SMPN 7 Mataram kompak menyatakan dukungan agar program lima hari sekolah ini tidak berhenti sebatas uji coba.

‎Haris Maulana datang untuk memantau langsung pelaksanaan hari pertama FDS sekaligus memastikan kebijakan yang digulirkan Pemerintah Kota Mataram berjalan sesuai rencana di lapangan.

‎Politisi Partai Golkar itu kemudian berdialog dengan Pelaksana Tugas Kepala SMPN 7 Mataram, Azizah Sholihah, serta jajaran guru. Dalam pertemuan tersebut, Azizah menjelaskan bahwa secara umum para guru menyambut positif kebijakan FDS, terutama setelah adanya kepastian bahwa guru juga mendapatkan libur pada hari Sabtu.

‎“Secara garis besar guru mendukung, apalagi setelah mengetahui Sabtu juga libur bagi guru,” ujar Azizah.

‎Ia menambahkan, pihak sekolah telah melakukan persiapan matang sebelum uji coba dilaksanakan, terutama dalam pengaturan jadwal pembelajaran. Meski jumlah hari masuk sekolah dipangkas, Azizah memastikan seluruh hak siswa tetap terpenuhi, baik kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.

‎Meski sebagian besar guru mendukung,masih terdapat sebagian kecil guru yang tidak sepakat dan mendukung kebijakan tersebut. Keraguan itu bukan disebabkan oleh kekhawatiran bertambahnya beban kerja, melainkan terkait efektivitas pembelajaran di kelas.

‎“Saya khawatir siswa tidak akan fokus menerima pembelajaran, terutama di jam-jam akhir,” ujar Tio, salah satu guru SMPN 7 Mataram, mengungkapkan pandangannya dengan hati-hati.

‎Kekhawatiran tersebut menjadi catatan tersendiri dalam dialog yang berlangsung terbuka dan cair. Meski terdapat perbedaan pandangan, diskusi tetap berjalan dalam suasana saling menghargai dan konstruktif.

‎Selain berdialog dengan tenaga pendidik, Haris Maulana juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa. Respons yang muncul pun spontan dan penuh semangat. “Ini mantap, luar biasa, kita bisa libur dua hari Sabtu dan Minggu,” ujar Ever Jack, siswa kelas VIII, dengan wajah ceria. Sementara itu, Hana menambahkan, “Yang paling asik tidak ada lagi pekerjaan rumah,” ucapnya polos, disambut tawa teman-temannya.

‎Antusiasme siswa semakin terasa ketika beberapa di antaranya berseru lantang, “Lanjutkan program FDS ini, jangan hanya uji coba,” yang langsung disambut sorak sorai di dalam kelas.

‎Menanggapi berbagai respons tersebut, Haris Maulana menegaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung kebijakan FDS yang diterapkan Pemerintah Kota Mataram. Namun, ia mengingatkan pentingnya evaluasi berkelanjutan selama masa uji coba, termasuk memperhatikan masukan dari guru yang masih memiliki kekhawatiran.

‎“Kalau melihat respons peserta didik, kebijakan ini sangat direspons baik. Anak-anak antusias dan secara spontan setuju agar FDS dilanjutkan. Tapi evaluasi tetap penting agar pembelajaran tetap efektif dan kualitas pendidikan tidak menurun,” tegas Haris.

‎Ia menambahkan, seluruh masukan dari guru dan siswa akan menjadi bahan pertimbangan sebelum kebijakan FDS diputuskan untuk dilanjutkan secara permanen atau tidak. Namun satu hal yang pasti, suara siswa SMPN 7 Mataram hari itu menjadi catatan penting bagi para pengambil kebijakan di Kota Mataram.

  • Related Posts

    Pelayanan Publik Tetap Jalan, Pemkot Mataram Batasi WFH ASN Hanya 30 Persen

    ‎Mataram(KabarBerita)— Pemerintah Kota Mataram memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan normal meskipun kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai diterapkan. Kebijakan tersebut hanya berlaku terbatas bagi sebagian…

    Dishub Mataram Siapkan Tarif Baru Parkir di RTH

    Mataram (KabarBerita) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram berencana menerapkan tarif baru retribusi parkir sesuai Peraturan Daerah (Perda). Namun, penerapannya tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan secara terbatas di sejumlah titik…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Klarifikasi Soal Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

    Pemprov NTB Klarifikasi Soal Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

    Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa