Dinilai Lebih Futuristik dari Kantor Wali Kota, Rumah Dinas Sekda Diharap Tak Jadi Aset Mubazir

Mataram(KabarBerita)— Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Abd. Rachman, menilai bangunan rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram memiliki desain yang jauh lebih futuristik dibandingkan gedung baru Kantor Wali Kota Mataram. Ia pun berharap, rumah dinas tersebut segera dimanfaatkan agar tidak berujung menjadi aset mubazir.

Penilaian itu disampaikan Rahman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek renovasi rumah jabatan Sekda Kota Mataram di Jalan Langko, Kamis (8/1). Menurutnya, secara umum hasil pekerjaan proyek tersebut sudah tergolong baik, meski masih ada beberapa bagian bangunan yang perlu dipoles kembali.

“Untuk hasil pembangunannya sudah bagus lah, dan kalau saya boleh jujur berbicara, dari segi desain tampilannya justru lebih futuristik dibandingkan bangunan baru Kantor Wali Kota,” ujar Rahman di sela-sela sidak.

Ia menegaskan, keberadaan rumah dinas pejabat bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas penunjang bagi pejabat yang mengemban amanah. Karena itu, rumah dinas tersebut semestinya benar-benar ditempati.

“Kalau rumah dinas pejabat ya memang kewajiban pemerintah untuk menyediakan, dan pejabat itu seharusnya tinggal di situ. Untuk apa dibangun kalau tidak ditinggali? Itu sama saja membuang-buang uang rakyat,” tegasnya.

Rahman mengingatkan, anggaran yang digunakan untuk pengadaan dan merenovasi rumah jabatan Sekda ini tidaklah kecil. Jika pada akhirnya tidak dimanfaatkan, menurutnya hal tersebut akan melukai rasa keadilan masyarakat.

“Tidak sedikit uang rakyat yang dipakai untuk rumah . Kalau tidak ditinggali, untuk apa? Lebih baik anggarannya digunakan untuk membangun rumah tidak layak huni (RTLH) yang manfaatnya jelas dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa selama ini rumah dinas pejabat di Kota Mataram masih relatif dimanfaatkan, meskipun tidak selalu optimal. Karena itu, ia berharap rumah dinas Sekda yang baru selesai direnovasi ini benar-benar ditempati dan difungsikan sebagaimana mestinya.

“Harapannya, dengan adanya rumah dinas Sekda Kota Mataram ini, yang bersangkutan bisa lebih maksimal dalam mengemban amanah,” pungkas Rahman.

  • Related Posts

    Pelayanan Publik Tetap Jalan, Pemkot Mataram Batasi WFH ASN Hanya 30 Persen

    ‎Mataram(KabarBerita)— Pemerintah Kota Mataram memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan normal meskipun kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai diterapkan. Kebijakan tersebut hanya berlaku terbatas bagi sebagian…

    Dishub Mataram Siapkan Tarif Baru Parkir di RTH

    Mataram (KabarBerita) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram berencana menerapkan tarif baru retribusi parkir sesuai Peraturan Daerah (Perda). Namun, penerapannya tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan secara terbatas di sejumlah titik…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Klarifikasi Soal Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

    Pemprov NTB Klarifikasi Soal Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

    Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

    Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa