
Mataram (KabarBerita) – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB Muslim menegaskan bahwa Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025 pada tahap I dan II sudah rampung 100 persen.
Muslim menyampaikan jika KNMP tahap I sudah Rampung, rampung dalam arti secara fisik yaitu bangunan sudah selesai, dan kelengkapan operasinya sudah di setting semuanya. Ia juga mengungkapkan jika yang menjadi tantangan ke depan menurutnya bagaimana sebuah koperasi bisa mengelola dan mengembangkan aset yang dibangun itu lebih maksimal, dengan terus mendorong pendamping yang memang sudah ditugaskan di masing-masing koperasi. Seperti penyusunan bisnis plant, serta bagaimana pengeloalan kampung nelayan.
“Karena kan disana ada aset Kewenangan berbasis Standar (KBS), ada Costsharing dan ada beberapa ruang untuk kuliner dan lain-lain,”terang Muslim saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Senin (12/1).
Lebih jauh ia menambahkan dengan adanya Bisnis plant yang bagus dan dengan melakukan maping yang tepat terhadap potensi yang menghambat perkembangan usaha kedepannya. Bisa menjadi langkah yang tepat dalam mengestimasi seperti apa usaha itu nantinya.
“Dengan bisnis plant dan maping Sejak awal, mitigasi terkait potensi yang menjadi penghambat, sudah terdeteksi lebih awal,”ucapnya.
Ia juga mengharapkan dengan adanya bisnis plant dan maping , yang bisa menjadi alat ukur tentang apa saja yang jadi penghambat ke depannya. sekaligus mampu menghitung tanggal dan bulan apa Break event pointnya (BEP) pengelolaannya. Sesuai target, meskipun secara internal hampir seluruh koperasi membutuhkan effort yang besar.
“Kita juga berharap koperasi-koperasi ini bisa melakukan inovasi positif, bagaimana mendorong aset-aset yang dibangun itu, apakah bisa dimitrakan dengan pihak ketiga atau menjalin kerjasama dengan para pengepul setempat,” harap Muslim.
Lebih lanjut Muslim juga menginformasikan jika yang sudah beroperasi ada tiga Kampung Nelayan Merah Putih, dan untuk 2026 tahap II sudah selesai, dan sedang pengajuan tahap III yang rencananya akan dibangun Tiga lagi, yang ada di Desa jala di Dompu, Poto Tano di KSB, dan di Kota Mataram.
“Jadi untuk yang 2025/Tahap I itu Tiga dan yang di 2026/Tahap II itu Tiga, sambil kita menunggu lagi tahap selanjutnya yaitu tahap III,”jelasnya.
Dikatakannya juga untuk tahap selanjutnya masih dalam proses verifikasi dari Pemerintah, yang tujuan utamanya tidak hanya membangun fisik tapi bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Pak Gubernur sudah cek, Pak Sekda juga sudah, jadi yang diharapkan aspek pengelolaan jangka panjang, dan itu yang perlu kita pikirkan bersama,”ucapnya.
Ia juga menyebutkan jika Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah rampung seratus persen, tinggal menunggu serah terima dari Kementerian Kelautan ke Kabupaten/Kota, dan dari Pemkab/Pemkot ke Koperasi.
“Saat ini Sedang dalam proses, untuk serah terimanya,”imbuhnya. (Wira)






