
Mataram(KabarBerita)– Mengantisipasi lonjakan volume sampah selama musim pemberangkatan calon jamaah haji 1447 Hijriah/2026 Embarkasi Lombok, jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram bersama pihak kecamatan turun langsung ke lapangan dengan membagikan kantong sampah kepada pedagang kaki lima di sekitar kawasan Asrama Haji Lombok, Lingkar Selatan Kota Mataram.
Langkah cepat tersebut dilakukan bertepatan dengan pelepasan Kloter I jamaah haji pada Selasa malam (21/4). Pembagian kantong sampah menjadi bagian dari upaya preventif agar sampah tidak menumpuk di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar asrama.
Sekretaris DLH Kota Mataram, Irwansyah mengatakan, peningkatan volume sampah selama musim pemberangkatan haji tidak terlepas dari tingginya aktivitas pedagang kaki lima serta membludaknya jumlah pengantar jamaah. Bahkan, sebagian pengantar terlihat menginap di sekitar area asrama haji.
“Volume sampah tidak sampai tiga ton, hanya sekitar satu sampai dua ton per hari. Untuk hari pertama pemberangkatan, sampah yang terkumpul setara satu pick up. Satgas kami langsung melakukan penyisiran terhadap sampah yang berserakan di sekitar asrama,” ujarnya.
Menurut Irwansyah, selain penyisiran sampah, pihaknya bersama pemerintah kecamatan juga aktif memberikan edukasi kepada pedagang agar memanfaatkan kantong sampah yang telah dibagikan. Ia berharap kesadaran pedagang maupun keluarga pengantar jamaah dapat meningkat sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.
Sementara itu, Arif Satriawan menegaskan bahwa pihak kecamatan telah melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap munculnya pedagang musiman yang mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir menjelang musim pemberangkatan jamaah.
“Kami sudah mengantisipasi munculnya pedagang musiman sejak beberapa hari lalu dengan memasang pembatas jalan serta spanduk imbauan di titik-titik strategis di sekitar kawasan asrama haji,” jelasnya.
Untuk memastikan ketertiban di lapangan, pihak Kecamatan Sekarbela juga mengerahkan sebanyak 30 anggota Linmas dari seluruh kelurahan untuk melakukan penjagaan rutin selama musim pemberangkatan berlangsung.
Selain itu, pengamanan di lapangan dilakukan secara terpadu oleh unsur kecamatan, Linmas piket, aparat dari Polresta Mataram, Satpol PP Kota Mataram, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa dengan fokus pada pengaturan lalu lintas dan penertiban pedagang.
Dengan langkah terpadu tersebut, pemerintah berharap lonjakan volume sampah selama musim pemberangkatan jamaah haji dapat dikendalikan, sehingga lingkungan di sekitar Asrama Haji Lombok tetap bersih dan nyaman bagi jamaah maupun masyarakat sekitar.






