FUSA UIN Mataram dan FUSI UIN Sumatera Utara Sepakat Kembangkan Riset Kemajemukan Indonesia ‎

‎Mataram(KabarBerita) — Dua fakultas ilmu keislaman dari dua universitas negeri berbeda sepakat menjalin kerja sama penelitian untuk memperkuat kajian tentang kemajemukan masyarakat Indonesia.

‎Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara Medan, Jumat (10/10/2025) di ruang rapat FUSA UIN Mataram.

‎Penandatanganan dilakukan oleh para ketua program studi dan disaksikan langsung oleh dekan serta jajaran pimpinan kedua fakultas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda Visiting Lecturer FUSI UIN Sumatera Utara ke FUSA UIN Mataram.

‎Dari pihak FUSI UIN Medan hadir Dekan Dr. Maraimbang, MA, didampingi para wakil dekan dan pejabat fakultas lainnya. Sementara dari pihak FUSA UIN Mataram hadir Dekan Prof. Dr. Suprapto, M.Ag bersama jajaran wakil dekan dan ketua program studi.

‎Dalam sambutannya, Prof. Suprapto menyebut kunjungan delegasi UIN Sumatera Utara menjadi momen penting bagi FUSA UIN Mataram yang baru saja dilantik beberapa hari sebelumnya.

‎“Kunjungan ini sangat berarti karena membuka peluang besar bagi kolaborasi riset ke depan, termasuk riset internasional terkait keunikan sosial, politik, dan keagamaan di berbagai daerah,” ujarnya.

‎Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki karakter sebagai plural society atau masyarakat majemuk yang perlu dikelola dengan baik melalui riset bersama lintas daerah dan budaya.

‎Sementara itu, Dekan FUSI UIN Sumatera Utara, Dr. Maraimbang, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari tuan rumah.

‎“Kami datang untuk membangun kesepahaman dan langkah nyata dalam meningkatkan budaya akademik. Kolaborasi ini penting karena banyak kesamaan kajian antara FUSI dan FUSA, terutama dalam pengembangan potensi kemajemukan Indonesia,” katanya.

‎Melalui kerja sama ini, kedua fakultas berharap dapat memperkuat kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam merespons dinamika sosial-keagamaan Indonesia secara ilmiah dan kolaboratif.

  • Related Posts

    Butuh Waktu Lima Tahun, Santri Binaan Lembaga As-salam Raih Juara 1 Tahfidz 10 Juz Putri MTQ 2026 dan Wakili NTB ke Tingkat Nasional

    LOMBOK TIMUR (KabarBerita)-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan, Salma Natasya, santri Binaan Yayasan Pondok Qur’an Modern Assalam, berhasil meraih Juara 1 Cabang Tahfidz Al-Quran 10 Juz Putri pada MTQ Tingkat Provinsi NTB…

    Dua Ruang Kelas MTs Badrussalam NW Sekarbela Ambruk, DPRD Minta Segera Direhabilitasi

    Mataram(KabarBerita)– Kondisi bangunan sekolah yang menua kembali menjadi sorotan di Kota Mataram. Dua ruang kelas di MTs Badrussalam NW Sekarbela, Jalan Sultan Kaharuddin, ambruk pada Sabtu (20/6) setelah puluhan tahun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Gubernur NTB Resmi Terima SK Tuan Rumah PON XXII 2028

    Gubernur NTB Resmi Terima SK Tuan Rumah PON XXII 2028

    NTB Raih Penghargaan BSSN, Seluruh Kabupaten/Kota Resmi Terhubung dalam Sistem Keamanan Siber Nasional

    NTB Raih Penghargaan BSSN, Seluruh Kabupaten/Kota Resmi Terhubung dalam Sistem Keamanan Siber Nasional

    Atasi Krisis Air di Wilayah Selatan Gunakan Energi Nuklir

    Atasi Krisis Air di Wilayah Selatan Gunakan Energi Nuklir

    Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Picu Antrian Panjang di SPBU

    Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Picu Antrian Panjang di SPBU

    Silpa APBD Kota Mataram 2025 Capai Rp249 Miliar, Pemkot Siapkan untuk Belanja Prioritas Tahun 2026

    Silpa APBD Kota Mataram 2025 Capai Rp249 Miliar, Pemkot Siapkan untuk Belanja Prioritas Tahun 2026

    Konsultan Pengawas Kantor Wali Kota Mataram Mulai Kembalikan Temuan BPK Rp428 Juta

    Konsultan Pengawas Kantor Wali Kota Mataram Mulai Kembalikan Temuan BPK Rp428 Juta