Momentum Hultah Madrasah NWDI Ke 90 Tahun, Menhaj Komitmen Perbaiki Layanan Haji dan Umroh

LOMBOK TIMUR (KabarBerita)-Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) banyak belajar dari kekeliruan pada masa lampau untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, komitmen lebih baik lagi. Hal itu dikatakan Menhaj Mochamad Yusuf Hasyim didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. L Muhamad Iqbal saat berkunjung dan menghadiri perayaan 90 tahun Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Anjani, Masbagik Lombok Timur, Minggu (12/10/2025).

“Pelayanan kesehatan bagi calon jamaah kita dinilai pemerintah Arab Saudi masih kurang bagus. Begitu juga dengan kuota haji untuk daerah yang belum sesuai dengan Undang- undang Haji dan lain lain”, jelasnya.

Selain itu, kehadirannya di NTB dan daerah lain untuk memastikan seluruh infrastruktur haji di kantor-kantor urusan haji se-Indonesia dalam kondisi baik. Pihaknya telah menyampaikan pula ke DPR RI, agar kuota haji daerah didasarkan pada masa tunggu antrean. Dikatakannya, NTB akan mendapatkan tambahan dua kloter dari jumlah calon haji sebanyak 4.000 orang sehingga mengurangi masa antrean menjadi berkisar 26 tahun.

Menghadiri Hari Ulang Tahun Madrasah NWDI, Menhaj Irfan mengingatkan kedua pendiri NU KH Hasyim Asyari dan NW KH Zainudin Abdul Majid sama-sama belajar di Mekkah. Memiliki sanad keilmuan yang sama dan pemikiran yang sama sehingga tak perlu dipertentangkan.

“Saya juga berpesan pada pengelola pondok, agar keturunan langsung dapat terus berkhidmat sehingga tetap mandiri menjalankannya. Termasuk dalam kurikulum pendidikan”, pesannya.

Hal senada disampaikan Gubernur Iqbal pada acara tersebut, KH Hasyim Asyari dengan revolusi jihadnya maka KH Zainudin Abdul Majid dengan revolusi pendidikannya menjadikan keduanya pahlawan nasional.

“Ikhtiar dan perjuangan revolusioner 90 tahun kemarin, telah terlihat dari ribuan sekolah NW di seluruh nusantara”, tuturnya.

Hal ini menjadi pengakuan, masyarakat mendapatkan manfaat dari kiprah NW selama ini. Dirinya berharap kontribusi dalam pengembangan umat, merambah pada aspek ekonomi dan lainnya.

  • Related Posts

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenak Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk