Butuh Waktu Lima Tahun, Santri Binaan Lembaga As-salam Raih Juara 1 Tahfidz 10 Juz Putri MTQ 2026 dan Wakili NTB ke Tingkat Nasional

LOMBOK TIMUR (KabarBerita)-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan, Salma Natasya, santri Binaan Yayasan Pondok Qur’an Modern Assalam, berhasil meraih Juara 1 Cabang Tahfidz Al-Quran 10 Juz Putri pada MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 di Kabupaten Lombok Tengah.

Kemenangan pada ajang bergensi tersebut, mengantarkan Salma Natasya menjadi perwakilan resmi Provinsi NTB untuk berlaga di MTQ Tingkat Nasional yang akan digelar di Jawa Tengah mendatang.

Ketua Yayasan Pondok Qur’an Modern As-salam, Muhammad Arif Hardiman mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Keberhasilan ini merupakan proses pembinaan yang panjang dan butuh waktu selama lima tahun sejak Salma Natasya duduk di bangku kelas 5 SD sampai sekarang duduk di kelas 2 SMA di salah satu lembaga islami.

“Ananda Salma Natasya memang untuk pembinaan Al-Quran nya tetap datang ke As-Salam meskipun sekolah di tempat lain. Di karenakan kami sebagai pembina lebih faham kemampuan dan karakter santri dari awal. Ananda Salma juga anaknya penurut dan Selalu bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi saran dari guru-gurunya,”ujar Ketua Yayasan Pondok Qur’an Modern As-salam, Muhammad Arif Hardiman kepada KabarBerita, Senin (22/6/2026).

Muhammad Arif menyampaikan, bahwa Yayasan Pondok Qur’an Modern As-salam berdiri sejak tahun 2019 menaungi dua lembaga yaitu TPQ dan PONDOK QUR’AN. “Komitmen dan konsistensi dari para pengajar yang bisa mengantarkan santri-santri As-salam selalu mendapatkan juara disetiap event Al-Quran seperti STQ/MTQ/MHQ di tingkat kecamatan sampai tingkat Provinsi,”ucapnya.

Muhammad Arif menuturkan, santri-santri As-salam juga sebelumnya pernah menorehkan prestasi ke tingkat nasional dibidang Al-Quran pada tahun 2024 di Bekasi, Jawa Barat. Hal ini, menjadi motivasi bagi lembaga As-salam terus membina para santri sebagai penghafal Al-Quran. “Kami di lembaga As-salam berfokus kepada dua program utama yaitu Program Tahfidz Al-Quran dan Tilawah Al-Qur’an, yang dimana pembinaannya langsung oleh Qoriah ternama Provinsi NTB,”tutur Muhammad Arif.

Dengan rekam jejak tersebut, Lembaga As-salam kini siap mengawal, Salma Natasya untuk kembali mengharumkan nama NTB di panggung nasional. Adapun lokasi pembinaannya yang berlokasi di Desa Sikur Kecamatan Sikur dan Desa Suradadi Kecamatan Terarah Lombok Timur. (red).

  • Related Posts

    Dua Ruang Kelas MTs Badrussalam NW Sekarbela Ambruk, DPRD Minta Segera Direhabilitasi

    Mataram(KabarBerita)– Kondisi bangunan sekolah yang menua kembali menjadi sorotan di Kota Mataram. Dua ruang kelas di MTs Badrussalam NW Sekarbela, Jalan Sultan Kaharuddin, ambruk pada Sabtu (20/6) setelah puluhan tahun…

    Selama Libur Sekolah Pendistribusian MBG Dihentikan 

    MATARAM (KabarBerita) – Kepala Satuan Tugas (Satgas) makan bergizi gratis (MBG) NTB Dr Fathul Gani menerangkan pendistribusian MBG dalam masa libur sekolah akan ditiadakan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemkot Mataram Tagih Pengembalian Temuan BPK pada Proyek Bale Mentaram

    Pemkot Mataram Tagih Pengembalian Temuan BPK pada Proyek Bale Mentaram

    Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota KPID NTB 2026–2029

    Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota KPID NTB 2026–2029

    Usai Sidang Paripurna, Anggota DPRD NTB Mendadak Dites Urine

    Usai Sidang Paripurna, Anggota DPRD NTB Mendadak Dites Urine

    Butuh Waktu Lima Tahun, Santri Binaan Lembaga As-salam Raih Juara 1 Tahfidz 10 Juz Putri MTQ 2026 dan Wakili NTB ke Tingkat Nasional

    Butuh Waktu Lima Tahun, Santri Binaan Lembaga As-salam Raih Juara 1 Tahfidz 10 Juz Putri MTQ 2026 dan Wakili NTB ke Tingkat Nasional

    DPRD Mataram Minta Penjelasan Terbuka Proyek SPALD-T, Soroti Dampak ke Warga dan Dunia Usaha

    DPRD Mataram Minta Penjelasan Terbuka Proyek SPALD-T, Soroti Dampak ke Warga dan Dunia Usaha

    Dishub Mataram Bantah Jukir Jual Lahan Pasar, Tapi Akui Ada Pungutan ke Pedagang

    Dishub Mataram Bantah Jukir Jual Lahan Pasar, Tapi Akui Ada Pungutan ke Pedagang