Indeks Demokrasi NTB Naik Sebesar 6,31 Poin

Mataram, (KabarBerita) – NTB terus berupaya meningkatkan capaian yang lebih baik dalam mewujudkan nilai Demokrasi, karena sesuai hasil pengukuran Badan Pusat Statistik (BPS), skor demokrasi NTB mencapai 76,37, naik signifikan sebesar 6,31 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Deputi Bidang Statistik Sosial BPS RI, Dr Ateng Hartono pencapaian tersebut merupakan perkembangan yang cukup baik, meskipun secara Nasional, NTB masih berada di kategori sedang.

“Peningkatan ini luar biasa, Artinya ada perbaikan signifikan di NTB, terutama kapasitas lembaga demokrasi yang naik hingga 10,05 poin, tapi kalau kita lihat secara keseluruhan, NTB masih perlu mengoptimalkan aspek lain agar bisa naik kategorinya ,” terang Ateng seusai melakukan Rapat Koordinasi Nasional IDI di Hotel Golden Palace, Kamis (25/9).

Ateng juga mengatakan aspek kebebasan di NTB menjadi salah satu indikator yang relatif stagnan. Skornya hanya naik tipis dari 79,50 menjadi 79,53. Dia menegaskan pentingnya menjaga iklim kebebasan berpendapat dan berekspresi agar capaian demokrasi semakin kokoh.

“jadi masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak dengan cara anarkis, tentunya akan berdampak positif pada demokrasi dan ini yang harus kita jaga bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi I Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam, Mayjen TNI Dr Heri Wiranto, mengatakan pengukuran IDI dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni kebebasan, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi, dengan 22 indikator yang mendukung.

“IDI sudah kita ukur sejak 2009 dan terus bertransformasi, kami harapkan agar tiap Daerah, termasuk NTB bisa terus mengoptimalkan angka indeksnya, karena IDI juga menjadi indikator dalam penilaian kinerja,” terang Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, demokrasi di daerah sangat penting untuk di perkuat lagi guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Demokrasi yang sehat, setara, dan inklusif merupakan fondasi utama menuju Indonesia Emas, Karena itu kami (Kemenko Polkam, Kemendagri, Bappenas, dan BPS) terus mendorong agar IDI di setiap daerah terus meningkat pencapaiannya ,” imbuhnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar Baharuddin, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia Prof. Maswadi Rauf, Perencana Ahli Madya, Direktorat Ideologi, Kebangsaan, Politik, dan Demokrasi Kementerian PPN/Bappenas Maharani, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dan Kepala BPS NTB Wahyudin. (red)

Related Posts

DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah

Mataram, (KabarBerita) – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor…

JMSI NTB Gelar Media Gathering 2026 di Mandalika, Bertepatan GT World Challenge Asia

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)– Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nusa Tenggara Barat memastikan kesiapan pelaksanaan Halal Bihalal dan Media Gathering 2026 yang akan digelar di Kawasan Wisata Pantai Kuta…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kota Mataram Resmi Terapkan Sekolah Lima Hari, Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2026/2027

Kota Mataram Resmi Terapkan Sekolah Lima Hari, Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2026/2027

DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah

DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah

DLH dan Kecamatan Sekarbela Turun Langsung, Bagikan Kantong Sampah Antisipasi Lonjakan Musim Haji

DLH dan Kecamatan Sekarbela Turun Langsung, Bagikan Kantong Sampah Antisipasi Lonjakan Musim Haji

JMSI NTB Gelar Media Gathering 2026 di Mandalika, Bertepatan GT World Challenge Asia

JMSI NTB Gelar Media Gathering 2026 di Mandalika, Bertepatan GT World Challenge Asia

Jasad Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia Didasar Sungai Jambatan Kembar

Jasad Pemancing Ditemukan Meninggal Dunia Didasar Sungai Jambatan Kembar

Progres Proyek Embung Pemolongan Capai 90 persen, Abdul Hadi Sebut Pemanfaatannya untuk 50 Hektar Lebih

Progres Proyek Embung Pemolongan Capai 90 persen, Abdul Hadi Sebut Pemanfaatannya untuk 50 Hektar Lebih