Inovasi pangan NTB, Utamakan Komoditas Lokal Bukan Impor

Mataram (KabarBerita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. L muhammad Iqbal mengadakan pertemuan langsung dengan Dekan Fakultas Tekhnologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram guna membahas inovasi pangan di NTB.
Pertemuan yang diadakan di ruang kerja Gubernur ini dihadiri juga oleh Kepala Badan Riset & Inovasi Daerah (BRIDA) I Gede putu Ariyadi S.sos ,MH selasa (6/5).
Dalam pertemuan ini Dekan Fakultas Tekhnologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram  Dr. Ir Satrijo Saloko MP menyampaikan ingin mengimplementasikan science terhadap pengembangan komoditas pangan potensi daerah.

“Science harus mengiringi  komoditas daerah untuk mewujudkan NTB makmur mendunia” terangnya.

Satrijo menilai NTB merupakan tempat yang cocok untuk melakukan inovasi pangan dengan melihat beberapa komoditas seperti kelor. Dimana kelor merupakan aditif unggul yang kaya akan protein yang rencananya akan dipadukan dengan jagung, sehingga menghasilkan value added (nilai tambah).

“Selama ini protein selalu di impor untuk mendapatkan nilai tambah pada komoditas jagung, sekarang sudah tidak perlu lagi jika kita bisa memanfaatkan kelor,” terangnya.

Selain jagung ada juga aren, yang merupakan komoditas khas NTB. Tanaman yang sifatnya endemic ini rencananya akan dikembangkan juga sesuai arahan gubernur.

“Untuk aren sesuai arahan pak gubernur, tumbuhan ini merupakan salah satu komoditas tumbuhan yang sifatnya endemic yang sangat spesial dan unik jadi harus diciptakan suatu cara yang tepat guna yaitu dengan inaktifasi bakteri dengan cara pemberian sinar gama,” pungkasnya.

“Jadi hilirisasi tidak hanya mengupayakan tapi adanya existensing yang potensial,” tambahnya.

Kepala BRIDA I Gede Putu Ariyadi menambahkan keinginanya untuk menghasilkan sesuatu yang berdaya guna untuk NTB tentunya harus melalui penelitian dan berdasarkan data yang valid dan ini merupakan langkah yang harus diambil oleh BRIDA.

“Untuk menghasilkan suatu yang bermanfaat terhadap daerah tentu harus melalui riset dan informasi yang valid,” jelasnya.

BRIDA membutuhkan Mitra untuk mewujudkan itu semua jadi UNRAM melalui fakultas tekhnik pangan dan agroindustri memberikan langkah yang tepat.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri kami akan bekerjasama dengan rekan-rekan dari UNRAM terutama sekali fakultas tekhnik pangan dan agroindustri,” lanjutnya.

Badan Riset dan Inovasi Daerah memang sampai saat ini belum terlalu kelihatan tajinya dan itu terbukti dari belum adanya hasil penelitian yang berguna bagi masyarakat NTB. Sehingga menurutnya itu yang harus di ubah, mindset masyarakat tentang BRIDA harus positif yaitu dengan melakukan inovasi dan melakukan riset yang tepat guna, bermanfaat bagi warga NTB khususnya.

Penulis : Wira Surya

Related Posts

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

LOMBOK UTARA (KabarBerita)-Dua korban terseret arus saat bermain paddle (kombinasi dayung dan selancar) di Gili Trawangan telah ditemukan dalam keadaan selamat di perairan utara Gili Air, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul…

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

MATARAM (KabarBerita)-Sidang tuntutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Lombok Timur mulai bergulir di Pengadilan Tipikor Mataram, Senin (20/4/2026) kemarin. Enam terdakwa dalam perkara ini dituntut dengan hukuman bervariasi oleh…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

Komisi V DPR RI, Abdul Hadi Tinjau Terminal Mandalika dan Pastikan Penataan Angkutan sesuai Regulasi

Komisi V DPR RI, Abdul Hadi Tinjau Terminal Mandalika dan Pastikan Penataan Angkutan sesuai Regulasi