
Mataram, (KabarBerita) – Kementerian Koperasi meneyediakan aplikasi untuk memudahkan service dalam program skala prioriatas Presiden Prabowo yaitu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Kepala Dinas Koperasi UKM NTB, Ahmad Masyhuri mengatakan jika Kementerian Koperasi telah menyediakan aplikasi yang memungkinkan kemudahan dalam bertransaksi dan sekaligus sebagai pengawas dalam setiap penggunaan dana dalam KDMP.
“Sekarang terus terang. Kita punya rancangan aplikasi yang disediakan. Katanya di kementerian ada salah satu provider yang digunakan dan ini memudahkan dalam service,” terang Masyhuri, Selasa (14/10).
Masyhuri juga mengatakan aplikasi ini adalah sebagai alat pengukur dimana yang aktif dalam bertransaksi. Dimana Oktober target di koperasi model yang 50 KDMP yang akan menjadi awal penggunaannya untuk daerah NTB.
“Ya itu pakai aplikasi yang membantu. Dan 116 desa berdaya tentunya akan menggunakan juga. tapi itu tergantung Permintaan siapa yang duluan,” ucapnya.
Terkait dengan adanya penggunaan KDMP dalam Desa Berdaya Masyhuri menjelaskan jika Desa berdaya sipatnya keroyokan dan kopdes merah putih bergerak di desa berdaya. Membangun masyarakat desa dengan kolaborasi.
“Desa berdaya tidak jalan sendiri tapi KDMP yang akan gandeng dan terlibat dalam pengembangan Desa berdaya, jadi tidak ada tumpang tindih,” jelasnya.
“Kita ajak semua mitra strategis. Desa Berdaya tidak sendiri. Tidak akan bisa masyarakat desa maju kalau dilepas begitu saja. Kalau tidak ada kolaborasi dalam potensi demi menggerakan ekonomi daerah,”imbuhnya. (red)






