Ketua Kormi NTB Farin Minta Miss Glamour Dihentikan di FORNAS VIII NTB

Mataram, (KabarBerita)  – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) NTB, Nauvar Furqony Farinduan, menegaskan bahwa pertandingan Miss Glamour dibawah naungan Inorga Persatuan Binaraga Fisik (PERBAFI) yang mempertontonkan aurat perempuan dihentikan di FORNAS VIII NTB.

Hal itu ditegaskan Farin, merespon polemik yang terjadi di tengah masyarakat terkait Inorga PERBAFI yang digelar di Raja Hotel Mandalika, Lombok Tengah pada Senin (28/7) dengan melibatkan wanita dengan pakaian berbikini ketat.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah mengajukan komplain kepada KORMINAS dan PERBAFI agar menghentikan pertandingan-pertandingan serupa di FORNAS VIII NTB.

“Kami sudah ajukan complain terkait dengan hal tersebut dan langsung meminta KORMINAS dan PERBAFI segera menghentikan pertandingan-Pertandingan serupa di Fornas NTB ini, ” kata Nauvar Furqany Farinduan, Selasa (29/7).

Dikatakan Farin, untuk mata lomba menjadi wewenang dan keputusan Inorga Pusat yang teramu dalam Technical Hand Book (THB). Kemudian keputusan itu disampaikan kepada KORMINAS dan selanjutnya diteruskan kepada Panitia Penyelenggara Pusat (PANGGAR) dan Panitia Pelaksana Daerah (PANLAK) .

“Jadi untuk mata lombanya ditetapkan oleh Inorga Pusat, kalau kami sebagai Panlak hanya melihat dan memenuhi kebutuhan dasar Inorga saja,” pungkasnya.

Sementara Panitia Pelaksana Daerah lanjutnya hanya menyiapkan terkait persiapan tekhnisnya saja seperti venue, Lokasi, Panggung, Sound, matras dan sebagainya, sedangkan terkait dengan hal yang sifatnya subtantif ada di kewenangan pusat.

“Kami hanya menyiapkan teknisnya sedangkan subtantifnya pusat yang menentukan,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia meminta pihak-pihak terkait untuk menjelaskan kepada publik (masyarakat NTB) terkait peristiwa yang menuai polemik itu.

Karena panitia Pelaksana Daerah sendiri dari awal tidak mengetahui perihal mata lomba tersebut.

“Jadi kalau kita tahu ada perlombaan seperti ini pasti akan kami carikan alternatif, dan kami juga minta kepada pihak terkait untuk menjelaskan ke publik,” imbuhnya.

Farin juga mengatakan Suara diluar banyak yang masih berpikiran  bahwa KORMI seperti olahraga prestasi yang varian mata lomba tidak terlalu variatif di tambah keputusan mata lomba itu yang putuskan KORMI pusat, sehingga publik NTB menganggap KORMIDA dan PANLAK lah harus bertanggung jawab.

“Jadi keputusan tersebut murni di INORGA yang di rumuskan dalam THB, dan dalam konteks THB tidak dijelaskan mendetail bahwa ada perlombaan dengan model baju seperti itu,” tandasnya. (Red)

Related Posts

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

MATARAM (KabarBerita)–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di wilayah pesisir Lombok dan pesisir Bima. Peringatan ini berlaku mulai…

LPPM Universitas Mataram dan OPD Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Kebutuhan Daerah

Mataram, (KabarBerita) — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram melaksanakan pertemuan dan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan