
Mataram, (KabarBerita) – Salah satu Induk Olahraga yang diperlombakan pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 di NTB adalah Taijiquan.
Taiji sendiri bisa berupa beladiri dan bisa juga senam, karena gerakan awal Taiji itu mulai dari peregangan untuk pemanasan dan baru ke penerapan jurus-jurus.
“Jadi Taiji tidak berbentuk beladiri saja, karena pada dasarnya ini dimulai dari senam peregangan otot,” kata Sekertaris Aliansi Taijiquan Nasional Indonesia (ATNI) NTB, Ping Chun Nur Hinsjah di Auditorium Abu Bakar UNRAM, selasa (29/7).
Ping Chun juga mengatakan bahwa bahwa ada beberapa hal yang menjadikan Taiji ini menjadi salah satu Inorga yang diperlombakan diantaranya keindahan gerakan, menyehatkan badan dan memperlancar sirkulasi darah dan banyak pegiatnya juga.
“Intinya ini menyehatkan, banyak pegiatnya dan menyenangkan tentunya,” terangnya.
Terkait Pegiat Taiji, Ping chun mengatakan sudah ada 16 Provinsi di Indonesia yang ikut andil dalam Inorga ini dan ini juga merupakan kesempatan untuk memperkenalkan Taiji kepada Masyarakat yang belum mengenal taiji.
“Disini kesempatan untuk memperkenalkan kepada khalayak, seperti apa Taiji itu, dan manfaat apa saja yang bisa didapat,” terangnya.
Dijelaskan Ping Chun bahwa kesesuaian gerakan dan ketepatan waktu merupakan modal utama yang dibutuhkan dalam mendapatkan point dalam lomba Inorga ATNI dan itu yang menjadi inti dari penilaian dewan juri.
“Para juri melihat kesesuaian gerakan dan ketepatan waktu saja karena disana intinya,” pungkasnya. (Red)






