
Mataram, (KabarBerita) – Sebagai langkah antisipatif atas perkembangan situasi sosial-politik nasional, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menerapkan kebijakan kuliah daring sementara empat haro yakni 1–4 September 2025. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Rektor Nomor: 3296/Un.12/PP.00.9/08/2025 yang menegaskan komitmen kampus untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan tanpa mengorbankan kualitas akademik. 01/09/2025
Dalam implementasinya, dosen-dosen UIN Mataram telah menyiapkan materi kuliah dengan memanfaatkan berbagai platform digital, mulai dari aplikasi konferensi video hingga Learning Management System (LMS) internal kampus. Mahasiswa pun diimbau mengikuti perkuliahan dari tempat tinggal masing-masing dengan menjaga kedisiplinan akademik, sehingga aktivitas belajar tetap berlangsung sebagaimana mestinya.
Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. menegaskan bahwa penerapan kuliah daring bukan berarti melemahkan esensi pembelajaran. Justru, langkah ini menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk semakin terbiasa dengan ekosistem digital. “Kami memastikan seluruh perkuliahan tetap berjalan sesuai jadwal. Keamanan mahasiswa adalah prioritas, namun mutu akademik tetap kami jaga dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Selain itu, para dekan fakultas dan direktur pascasarjana diberikan mandat untuk memfasilitasi komunikasi antara mahasiswa baru dengan para dosen pengampu, agar adaptasi awal semester tetap lancar. Sementara itu, pimpinan universitas, dosen, serta tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas secara luring (offline) di kampus untuk menjaga koordinasi.
Kebijakan ini akan terus dievaluasi seiring perkembangan situasi. Jika kondisi membaik, sistem pembelajaran akan segera kembali normal. Dengan langkah cepat ini, UIN Mataram menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus menjaga keselamatan seluruh civitas academica. (red)








