Marshall Mandalika Lakukan Scrutineering untuk We Ride As One Ducati

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Sejumlah marshal dari Pertamina Mandalika International Circuit melaksanakan kegiatan scrutineering pada Sabtu pagi (03/05/2025) di area Pullman Lombok , dalam rangka persiapan acara We Ride As One Ducati yang akan berlangsung pada akhir pekan ini.

Scrutineering dilakukan sebagai tahap pengecekan teknis dan keselamatan kendaraan peserta, guna memastikan seluruh motor yang akan digunakan dalam parade dan riding bersama berada dalam kondisi prima dan memenuhi standar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari prosedur rutin yang diterapkan MGPA untuk menjaga profesionalisme dan keamanan setiap aktivitas otomotif yang berlangsung di kawasan Mandalika.

Kegiatan dipimpin langsung oleh tim marshal resmi MGPA dan berlangsung tertib dengan dukungan penuh dari peserta. “Ini adalah langkah penting sebelum acara utama. Kami ingin memastikan semua kendaraan laik jalan dan aman untuk dikendarai,” ujar Samsuri Ramdan salah satu perwakilan marshal.

We Ride As One merupakan inisiatif komunitas motor global Ducati yang secara serentak digelar di berbagai negara, dan Mandalika menjadi salah satu titik pelaksanaan di Indonesia. Acara ini sekaligus memperkuat citra Mandalika sebagai rumah bagi komunitas otomotif dan sport tourism di Tanah Air.

MGPA terus berkomitmen mendukung kegiatan komunitas otomotif, menjadikan Mandalika sebagai destinasi utama bagi penggemar motorsport Nasional dan Regional.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menekankan pentingnya peran Pertamina Mandalika International Circuit dalam mendukung pertumbuhan industri balap di Indonesia. “Kami berupaya menjadikan Mandalika sebagai pusat inovasi dan pengembangan bakat di dunia balap. Dengan fasilitas kelas dunia dan dukungan yang terus meningkat, kami optimis sirkuit ini akan menjadi destinasi utama bagi para pembalap serta berbagai ajang bergengsi, baik nasional maupun Internasional,” ungkapnya.

Seiring dengan meningkatnya jumlah kegiatan, Pertamina Mandalika International Circuit semakin mempertegas posisinya sebagai destinasi unggulan motorsport di Indonesia, bahkan di tingkat Asia. MGPA berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang mendukung perkembangan industri otomotif serta menciptakan lebih banyak peluang bagi talenta muda untuk berkembang di dunia balap. (rl/Sal).

  • Related Posts

    Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

    MATARAM (KabarBerita)– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Mori Hanafi mengunjungi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Senin (08/06/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi…

    Uji Efektivitas Pelatda, KONI Kota Mataram Jajal Kompetisi Level Nasional

    Mataram(KabarBerita) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mataram menguji efektivitas program pemusatan latihan daerah (pelatda) dengan mengirimkan enam atlet cabang olahraga atletik ke ajang Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

    Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

    Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

    Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

    Kasus Dugaan Pembakaran Santri, Iwan Slank Minta Publik Tidak Menghakimi Pengelola Ponpes

    Kasus Dugaan Pembakaran Santri, Iwan Slank Minta Publik Tidak Menghakimi Pengelola Ponpes