Menteri PU Pastikan Tahun Depan Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Irigasi di NTB

Mataram, (KabarBerita) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pekan lalu berkeliling Provinsi NTB melihat sejumlah infrastruktur. Mulai dari bendungan, irigasi pertanian, hingga jalan.

“Pak Menteri (Dody Hanggodo) membahas soal jalan port to port, jalan daerah, perluasan bendungan, sampai irigasi pertanian,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat dikonfirmasi, Selasa (21/10).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat melihat jaringan irigasi di Pulau Lombok dan Bendungan Beringin Sila di Sumbawa.

Dijelaskan, dengan kedatangan Menteri PU ini, sejumlah peningkatan infrastruktur yang sebelumnya dibahas di Jakarta, dapat dibahas lebih tajam. Pembangunan bypass port to port saat ini sedang tahap studi kelayakan.

“Jalan ini nantinya juga akan dibahas bersama teman-teman anggota DPR RI daerah pemilihan NTB, kita terus dorong realisasi jalan bypass port to port,” ucapnya.

“Akhir tahun ini kita selesai studi kelayakan, tahun depan kita akan fokus ke DED dan pengadaan lahan di sejumlah ruas,” sambung Iqbal.

Lebih lanjut, terkait dengan bendungan, Menteri PU melihat Bendungan Mujur yang dinanti para petani di wilayah selatan, Bendungan Tanju yang dibutuhkan petani di Dompu, Bendungan Beringin Sila dan Kerekeh di Unter Iwes yang Dibutuhkan petani di Sumbawa.

“Dan Bendungan Bintang Bano di KSB. Kita harap dapat membantu seluruh petani,” urainya.

Menteri PUPR bersama Gubernur NTB saat melihat Irigasi Pertanian di Pulau Lombok.

Selain itu, sambung Iqbal, bersama Menteri PU ia juga langsung melihat proyek Jalan Nasional Samota di Sumbawa yang dibangun 2023.

“Pak Menteri melihat langsung, kenapa belum tersambung di satu titik karena kondisi rawa,” kata Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini.

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara khusus meninjau sejumlah proyek instruksi Presiden Prabowo Subianto yang juga diusulkan oleh Pemprov NTB.

“Seperti revitalisasi irigasi tua yang sudah puluhan tahun tidak dirawat dan juga sekolah rakyat,” katanya.

“Ada sejumlah pembangunan infrastruktur yang sudah kita bahas sebelumnya dengan Pak Iqbal (Gubernur NTB) yang saya lihat langsung ke lapangan terutama proyek jalan dan bendungan,”sambungnya. (*)

Related Posts

Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

MATARAM (KabarBerita)- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan perempuan dan anak melalui peluncuran inisiatif Ruang Bersama…

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

MATARAM (KabarBerita) – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal merealisasikan salah satu janji politiknya yakni menyalurkan bantuan dana ke desa-desa dengan spesifikasi khusus yaitu yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia, Pemprov NTB Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

DPP PAN Ingatkan Kader Kerja Nyata dan Berdampak Untuk Rakyat

Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

Maskapai Transnusa Resmi Layani Penerbangan Lombok-Jakarta

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

Tunaikan Janji Politik, Gubernur NTB Serahkan Bantuan Dana Desa Sebesar Rp 300 Juta Hingga Rp 500 Juta Per Desa

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker

Pimpin YKI NTB, Bunda Sinta Serukan Gerakan Bersama Lawan Kanker