
Mataram, (KabarBerita) – Madarasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) 3 Mataram, peringati Isra’ Mi’raj dengan mengangkat tagline membangun generasi cerdas dan taat beribadah.
Kepala MIN 3 Mataram Kaherun Nisa mengatakan jika Peringatan Isra’ Mi’raj sebagai langkah awal mengenalkan jati diri sebagai seorang Muslim yang baik, dengan menanamkan sosok sang visioner yaitu Rasullullah SAW, sebagai suri tauladan yang baik bagi para generasi yang mulai tumbuh, yaitu para siswa dan siswi disekolah yang Ia pimpin.
“Jadi anak-anak disini bukan hanya dituntut untuk mengembangkan kecerdasan pengetahuan tetapi juga emosional dan puncaknya keberimanan,”ujar Kepala MIN 3 itu. Pada Kamis (15/01/2026).
Lebih jauh Khaerun Nisa menegaskan jika momentum Isra’ Mi’raj sebagai salah satu peristiwa yang sarat makna, yang sangat patut diikuti oleh seluruh Manusia, dan terutama sekali ditanamkan sejak dini yaitu kepada para semua muridnya di MIN 3 Mataram.
“Pemebelajaran yang bisa kita ambil dari peristiwa ini, Jadi perlunya keyakinan total tanpa ada keraguan sedikitpun terhadap apa yang dilakukan Rasulullah dalam menjemput shalat lima waktu,”tegasnya.
Dikatakannya juga bahwa dalam keyakinan penuh sebagai umat muslim bahwa hal yang pertama kali akan dimintai pertanggung jawabannya adalah shalatnya seseorang, maka dari itu ia menkankan jika sudah menjadi kewajiban seorang guru terutama, para Guru di MIN 3 untuk memperkenalkan shalat sebagai pondasi dalam sistem manajemen kehidupan para siswanya.
“Kita percaya hal yang pertama di minta hisabnya adalah shalat kita, jadi ini sangat penting untuk kita perkenalkan sedini mungkin,”tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ukuran kehidupan seseorang juga bisa dilihat dari bagaimana shalat seseorang, karena menurutnya shalat sebagai cermin dalam menjalani kehidupan seorang muslim.
“Ketika shalat seseorang sudah baik, maka seiring sejalan perbuatan yang lainnya juga akan baik,”terangnya.
Kaherun Nisa mengakhiri dengan berpesan sekaligus menjadi harapan yang ingin dicapainya selaku Kepala Sekolah MIN 3 Mataram. Bahwa keyakinan harus dimulai sejak masa emas anak-anak, yaitu bangku sekolah dasar atau sederajat dan terus memupuknya supaya menjadi suatu kebiasaaan dan terus berkelanjutan ke depannya.
“Memupuk keyakinan sedini mungkin, serta menjadi orang yang taat beribadah sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW,”harapnya.
Kherun Nisa juga mengucapkan terimakasih setingi-tingginya kepada semua element disekolah yaitu para guru dan tenaga pendidik, yang turut membantu dan berjuang dalam mendidik siswa/i, serta mensukseskan acara Peringatan Isra’ Mi’raj meskipun minim waktu dalam persiapannya. (Wira)








