
LOMBOK TENGAH (KabarBerita) – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kopang Kabupaten Lombok Tengah AKP Bambang Sutrisno menghimbau warga Berinding agar tetap menjaga kondusifitas di tengah situasi pemilihan Kepela Desa (Pilkades) yang kian memanas akibat aksi demonstrasi 6 bakal calon (balon) yang tidak lolos verifikasi syarat dukungan KTP.
“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban Desa kita. Jadi kalau ada yang merasa keberatan atau dugaan pelanggaran, silahkan bawa ke Kabupaten (Dinas DPMD) karena nanti yang menentukan itu Kabupaten bukan panitia,” kata AKP Bambang saat mengawal aksi demonstrasi warga Berinding, pada Minggu (26/1) lalu.
“Jadi harapan kita semua Desa Berinding ini bisa tetap kondusif,” tambahnya.
AKP Bambang yang sudah menjabat Kapolsek Kopang hampir setahun lebih juga berharap para tokoh agama dan masyarakat agar ikut serta dalam mendinginkan situasi yang mengarah pada terjadi chaos tersebut.
“Jadi mari para tokoh Berinding kita sama-sama mendinginkan situasi ini, biar aman dan kondusif,” harapnya.
Seperti diketahui, aksi demonstrasi warga Berinding di kantor Desa setempat pada Minggu (26/1) lalu dipicu akibat dugaan ketidak netralan panitia pilkades dalam melakukan tahapan verifikasi syarat dukungan KTP. Sehingga dari 8 bakal calon yang mendaftar panitia hanya meloloskan dua orang calon. Sementara 6 orang lainnya dinyatakan tidak lulus karena tidak memenuhi syarat dukungan.
Tuntutan ini terus berlanjut hingga ketingkat Kabupaten yakni di Dinas Pemberdayaan Masyatakat dan Desa (DPMD). Ratusan warga Berinding kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan meminta pertanggungjawaban pihak panitia pilkades. Namun pihak DPMD tak bisa memenuhi permintaan warga, sehingga aksi yang digelar pada Jum’at (31/1) buntu dan tidak menghasilkan keputusan apa pun.
Sementara warga Berinding mengancam akan tetap melakukan aksi serupa hingga tuntutan mereka dipenuhi.








