Pimpinan DPRD NTB Sentil Kebijakan Pemkab Loteng Soal Penutupan Retail Modern 

“Kita perihatin, kenapa tidak ada upaya-upaya lain sebelumnya yang dilakukan Pemkab Loteng dan tidak harus menutup gerai,”

Mataram (KabarBerita)-Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB mempertanyakan kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng) yang menutup 25 Retail Modern, mengingat keadaan fiskal daerah yang belum pulih.

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menyampaikan rasa perihatin atas terjadinya penutupan gerai tersebut, ia menyatakan harusnya ada kebijakan yang tepat yang harus diambil Pemkab Loteng supaya tidak memunculkan polemik baru di masyarakat.

“Kita perihatin, kenapa tidak ada upaya-upaya lain sebelumnya yang dilakukan Pemkab Loteng dan tidak harus menutup gerai,” ujarnya sebelum sidang Paripurna DPRD dimulai pada Kamis (21/5/2026).

Selain itu Isvie sapaan akrab politisi senior Partai Golkar NTB ini mengatakan, jika masih terkendala soal perizinan atau hal lainnya, maka harus dikomunikasikan terlebih dahulu tanpa harus melakukan penutupan, ini berdampak memunculkan pengangguran baru di masyarakat.

“Mungkin apa yang belum selesai, katakanlah soal perizinan atau ada soal peraturan daerah yang dilanggar, bisa dibicarakan, dan tidak harus dengan penutupan,”katanya.

Isvie menilai kebijakan penutupan tersebut kurang berpihak ke masyarakat, justru memunculkan masalah baru. Ia juga menegaskan bahwa seharusnya Pemkab memberikan solusi tepat dan harus memikirkan jangka panjang dalam mengambil keputusan.

“Kita sesalkan hal itu terjadi, dimana dalam kondisi fiskal kita seperti ini, ada Pemerintah Daerah yang melakukan hal yang tidak solutif dalam penyelsaiannya,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD NTB Yeq Agil mengatakan untuk saat ini, proses hearing guna menemukan solusi masih dijalankan DPRD Kabupaten Loteng dengan para pihak terkait, dan masih dalam kajian yang lebih dalam. Ia juga menekankan fungsi DPRD adalah sebagai pengawas dalam segala bentuk kebijakan yang diambil Pemerintah Daerah dan itu yang tengah dijalankan di Loteng.

“Karena ini sedang hearing di DPRD Kabupaten Loteng saya pikir mereka sedang mendalami hal itu, tentu kita perankan fungsi pengawasan meskipun penegakan hukum tetap dilakukan kita juga harus pikirkan dampak bagi karyawan yang dirumahkan sementara itu,” jelas Yek Agil.

Yeq Agil mempercayakan persoalan tersebut dapat diselesaikan para anggota legislator Loteng, guna mencari solusi, karena permasalahannya juga ada diwilayah tersebut. Disamping itu, DPRD NTB juga terus mendorong supaya segera dicarikan solusi tepat dan tidak merugikan satu sama lain.

“Sementara kita serahkan dulu ke teman-teman DPRD Kabupaten Loteng karena bolanya lagi disana sekarang,” jelasnya

Ia juga berharap supaya masalah ini segera diselesaikan dan tetap dalam koridor sesuai regulasi yang ada tanpa adanya pelanggaran hukum.

“Secepat mungkin diselesaikan permasalahan ini, tentu dengan harapan tidak mengganggu dan penegakan hukum tetap dilakukan,” pungkasnya. (Wira/red).

  • Related Posts

    The Mandalika Terus Berupaya Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat

    MATARAM (KabarBerita)–The Mandalika terus diarahkan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah. Seiring semakin berkembangnya posisi destinasi ini sebagai sportstainment destination berkelas dunia, munculnya berbagai…

    PT BPR NTB Sukses Salurkan Rp 23,35 Miliar untuk Gaji PPPK Penuh Waktu

    MATARAM (KabarBerita) – Direktur PT Bank Perkereditan Rakyat (BPR) NTB Perseroda Faisal menyatakan penyaluran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melaui BPR…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

    Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah