Prof. Ridwan Mas’ud Sebut Seleksi Calon Komisaris Bank NTB Syariah Profesional dan Obyektif

Mataram, (KabarBerita) – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pengurus Bank NTB Syariah secara resmi mengumumkan sepuluh nama calon Komisaris Independen yang berhasil lolos ke tahap akhir seleksi.

Ketua Pansel, H. Wirajaya Kusuma, bersama Sekretaris Pansel, Prof. Dr. Riduan Mas’ud, M.Ag., pada Kamis (22/5/2025) menyampaikan bahwa kesepuluh nama tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang sangat ketat dan berlapis, yang dimulai dari 196 peserta awal, kemudian disaring menjadi 30 besar setelah seleksi administrasi, dan akhirnya mengerucut menjadi 10 besar setelah pelaksanaan deep interview selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 16 hingga 18 Mei 2025 di Ruang Mawar, Hotel Sheraton Senggigi Lombok Barat.

“Kesepuluh nama ini telah melalui berbagai tahapan evaluasi, termasuk penilaian integritas, kompetensi, dan visi dalam mendukung tata kelola yang baik serta kesesuaian terhadap prinsip-prinsip syariah,” ujar Sekretaris Pansel, Prof Riduan

Prof. Riduan Mas’ud menambahkan, proses seleksi dilaksanakan secara profesional dan objektif, Panisel selaku penguji dari berbagai bidang seperti hukum, keuangan, dan ekonomi syariah.

Adapun daftar nama sepuluh besar calon Komisaris Independen sudah disampaikan kepada Pak Gubenur selaku PSP untuk proses evaluasi lebih lanjut sebelum penetapan final.

“Kami berharap dari nama-nama ini akan terpilih figur terbaik yang dapat memperkuat kepengurusan Bank NTB Syariah dan menjaga komitmennya sebagai bank daerah yang unggul berbasis syariah,” pungkas Prof. Riduan.

Berikut 10 Nama Calon Komisaris Bank NTB Syariah

1. Lalu Anis Mudjahid Akbar;
2. H. Putu Rahwidhiyasa;
3. Dr. H. M. Taufiq Gozi, SE.,MM.;
4. Dr. Achmad Fauzi;
5. Agus Priyanto;
6. Suharto, S.E., M.M.;
7. Susi Retna Cahyaningtyas, SE., M.Si, Ak., CA.;
8. Ir. Adlinsyah M Nasution, M.M.;
9. Edian Fahmy;
10. Ir. Ikhsan MM.

  • Related Posts

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

    LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Anggaran BBM Terancam Habis November, DLH Mataram Ajukan Tambahan Rp1,4 Miliar

    Anggaran BBM Terancam Habis November, DLH Mataram Ajukan Tambahan Rp1,4 Miliar

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota