Ratusan Pegawai Uji Kompetensi, 14 Peserta Lolos Pengambilan Data Profiling Assessment

MATARAM (KabarBerita)-Panitia Seleksi (Pansel) Pemerintah Provinsi NTB fasilitasi ratusan peserta untuk menjalani proses pengambilan data melalui Computer Assisted Test (CAT) yang digelar oleh tim Assessment Center Mahkamah Agung.

Kepala BKD NTB Tri Budi Prayitno mengungkapkan bahwa sebagian peserta tidak diwajibkan melakukan uji ulang karena telah memiliki hasil penilaian dari lembaga yang sama pada periode seleksi sebelumnya.

“Ada sekitar 14 orang yang tidak perlu mengikuti pengambilan data profiling assessment oleh tim yang sama,” ungkapnya pada, Selasa (3/3/2026) kemarin, melalui sambungan telpon.

Ia juga menjelaskan bahwa masa berlaku hasil uji kompetensi tersebut mencapai tiga tahun sehingga peserta yang ikut pada Agustus 2025 tetap bisa menggunakan nilai lama mereka.

“Berdasarkan ketentuan, apabila kegiatan dilakukan oleh tim yang sama dan belum melewati batas waktu tiga tahun, maka hasilnya masih bisa digunakan,”jelasnya. paparnya.

Ia juga menegaskan tidak ada pemberlakuan sistem gugur dalam tahapan wawancara, sehingga seluruh peserta diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti rangkaian uji profil di Jakarta nantinya.

“Tidak ada sistem gugur di wawancara. Jadi, seluruh mereka yang ikut wawancara itu ikut juga di assessment ini, kecuali mereka yang sudah pernah ikut di bulan Agustus,” ungkapnya.

Yiyit sapaan akrabnya mantan Kadispora NTB ini menambahkan, bahwa Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari evaluasi mendalam terhadap kompetensi aparatur guna mengisi kekosongan jabatan yang muncul akibat kebijakan perampingan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

“Kalau posisi jabatannya sudah tidak ada, kotak jabatannya sudah tidak ada, lalu seperti apa caranya? Kan ada pemangkasan, misalkan Eselon III dari 100 orang dipangkas jadi 50 orang,” katanya.

Dikatakannya juga bahwa Penataan personel ini diprediksi akan terus dinamis mengingat terdapat belasan pejabat pada level eselon lII dan IV yang segera memasuki masa purna tugas atau beralih menjadi tenaga fungsional.

“InsyaAllah dalam beberapa bulan ini ada yang pensiun pada Eselon III dan IV. Jadi itu menjadi peluang untuk pengisian kembali melalui mekanisme evaluasi yang sedang berjalan,” katanya.

Proses seleksi dan penataan birokrasi ini dipastikan berjalan secara berkelanjutan guna memastikan setiap posisi jabatan diisi oleh figur yang memiliki kualifikasi serta rekam jejak yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Penataan ini terus berjalan, tidak bisa dalam satu periode ini selesai semua, akan ada lagi dan ada lagi,” pungkasnya. (Wira/red).

  • Related Posts

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

    LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Pelayanan kesehatan di kabupaten Lombok Tengah terancam lumpuh. Pasalnya, Tenaga kesehatan (Nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paru Waktu (PW) mengancam akan mogok kerja massal mulai 27…

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H., M.H. Mataram, (KabarBerita) — Ternyata ditengah isu global terkait degradasi lingkungan yang berdampak pada pemanasan global, ada kabar baik bahwa upaya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    IIKD Kota Mataram Hidupkan Semangat Kartini Lewat Goresan Warna Anak Disabilitas

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Wali Kota Mohan Roliskana Lepas 393 CJH Kloter 5 Embarkasi Lombok, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

    Nekat Mogok Kerja, Bupati Loteng Ingatkan Nakes PPPK Paruh Waktu Terkenal Pelanggaran Berat

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Pejabat Mulai Kewalahan, Wali Kota Mataram Buka Opsi Evaluasi Kebijakan Bersepeda

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Masuk Tahun Ketiga, Pasar Ikan Bintaro Masih Setengah Jadi

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk

    Dukung Program Lima Hari Sekolah, Zia Urrahman: Waktu Keluarga Lebih Berkualitas dan Karakter Anak Terbentuk