
Mataram, (KabarBerita) — Prestasi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang berhasil masuk Top 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) versi Webometrics edisi 2026 tidak diraih secara instan. Di balik capaian tersebut, terdapat strategi kolektif yang dibangun secara konsisten melalui penguatan riset, digitalisasi kampus, serta partisipasi aktif seluruh sivitas akademika dalam diseminasi informasi positif.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan UIN Mataram adalah sinergi seluruh elemen kampus dalam membangun ekosistem akademik dan digital yang sehat, terbuka, dan produktif.
“Prestasi ini bukan hanya soal peringkat, tetapi tentang budaya bersama. Ketika seluruh sivitas bergerak dan berkontribusi, dampaknya akan terasa secara nasional bahkan global,” ujar Prof. Masnun Tahir, Selasa (13/1/2026).
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Rektor UIN Mataram mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam gerakan “Sedekah Posting: One Day One News”. Gerakan ini mendorong setiap sivitas untuk secara konsisten membagikan konten positif, capaian akademik, aktivitas tridarma, dan layanan kampus melalui berbagai platform digital.
Menurut Rektor, sedekah posting bukan semata aktivitas digital, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat visibilitas institusi, keterbukaan informasi publik, dan reputasi akademik UIN Mataram, yang menjadi indikator penting dalam pemeringkatan Webometrics.
“Setiap unggahan positif adalah sedekah ilmu. Satu berita setiap hari dari setiap orang akan menjadi kekuatan besar bagi kampus,” tegasnya.
Rektor menegaskan bahwa gerakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan sejalan dengan penguatan riset dan publikasi nasional maupun internasional, optimalisasi layanan PPID, serta peningkatan kualitas tata kelola dan layanan akademik di lingkungan UIN Mataram.
Dengan semangat kolaborasi dan budaya berbagi informasi positif, UIN Mataram optimistis dapat terus menjaga bahkan meningkatkan posisinya sebagai PTKIN unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Top Ten adalah capaian, tetapi keberlanjutan adalah tujuan. Dan itu hanya bisa dicapai dengan kebersamaan,” pungkasnya. (Red)








