
Mataram (kabarBerita) – Ribuan driver online melakukan aksi demonstrasi di depan kantor gubernur NTB, Kamis (17/04/2025).
Masa aksi ini menutup akses jalan di simpang empat kantor gubernur dan walikota Mataram. Ratusan kendaraan para driver online ini, memarkirkan kendaraannya dijalan utama didepan kantor gubernur NTB.
Massa aksi menuntut kenaikan tarif, keadilan dan transpransi yang harus dilakukan oleh aplikasi online yaitu grab carsa.
Dalam aksi ini juga para driver online meminta pemerintah Provinsi NTB untuk memediasi antara para driver online dengan pihak aplikator yaitu grab. Mereka juga menegaskan jika dalam 1×24 jam masih belum ada kepastian maka tidak menutup kemungkinan mereka akan membawa masa yang lebih banyak.
“Kita pernah melakukan negosiasi dengan pihak grab untuk mencari solusi tapi setelah itu pihak management malah menutup kantor katanya dan tidak ada i’tikad baik dari pihak management maka dari itu kami melanjutkannya kesini (Pemerintah Provinsi),” kata Rudy Hartono korlap aksi.
Pihaknya mengecam sikap aplikator yang sangat semena-mena menurutnya, dimana setiap ada diskon selalu ditanggung oleh driver bukan aplikator dan masa aksi ini menuntut untuk kenaikan tarif. Saat ini untuk roda empat bayarannya hanya Rp 2400/Km, mereka meminta kenaikan tarif Rp 3500-4500/Km.
“Kami para driver tidak tetap disatu titik kami mobile dimanapun ada pesanan kami akan selalu memprioritaskannya tapi harga juga harus disesuaikan oleh aplikator” pungkasnya.
Dalam aksi ini pihak pemerintah yang di wakili oleh Dinas Perhubungan yaitu Kabid Indra menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memediasi tapi saat ini Pak Kadishub masih di Jakarta.
“Kami akan menyampaikan apapun keputsannya nanti” pungkasnya.








