
Mataram, (KabarBerita ) – Satresnarkoba Polresta Mataram tengah menelusuri kebenaran informasi terkait dugaan sejumlah pejabat di Kota Mataram yang terindikasi menggunakan Narkoba. Dugaan ini mencakup ASN hingga anggota dewan, namun sejauh ini masih sebatas rumor.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menegaskan belum ada laporan resmi yang masuk terkait dugaan tersebut.
“Belum ada laporan resmi, hanya sebatas rumor. Makanya kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya. Ada juga laporan tenaga kesehatan yang menyalahgunakan Narkoba,” kata Bagus, Rabu (13/08).
Bagus menambahkan, semua informasi yang diterima pihak Kepolisian akan diverifikasi secara cermat sebelum ada langkah hukum lebih lanjut. Hal ini untuk memastikan bahwa penegakan hukum tetap profesional dan tidak menimbulkan kontroversi.
“Fokus utama kami saat tetap menindak pengedar Narkoba. Sementara untuk pengguna, kami kordinasikan BNN Kota Mataram. Tapi kalau kami temukan pengguna, langsung kami dorong ke BNN,” ujarnya.
Selain itu, Satresnarkoba Polresta Mataram terus berkoordinasi dengan instansi terkait maupun dengan aktivis/LSM agar tetap memberi support kepada Satresnarkoba Polresta Mataram dalam pemberantasan peredaran gelap Narkoba, disamping itu agar langkah yang dilakukan tetap berjalan dengan profesional dan transfaran. Setiap langkah diambil dengan hati-hati agar tidak ada kesalahan prosedur.
“Tidak boleh melakukan penggrebekan tanpa terlebih dahulu dilakukan penyelidikan, dalam penegakan hukum semuanya harus jelas dan terukur agar tidak terkesan sembarangan,” tegas Bagus.
“Kami berharap peran serta aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kami apabila mengetahui adanya penyalahgunaan Narkoba,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Satresnarkoba Polresta Mataram masih mendalami setiap laporan dan informasi, memastikan semua fakta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.








