Wali Kota Mataram Siapkan Mutasi Tahap Kedua, 10 Jabatan Eselon II Segera Dilelang

Mataram(KabarBerita) – Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana memberi sinyal kuat akan segera menggelar mutasi tahap kedua dalam waktu dekat. Mutasi ini digelar untuk mengisi sejumlah posisi pejabat yang masih lowong, khususnya pada jabatan eselon II.

Mohan meminta Ketua Tim Baperjakat yang juga Sekda Kota Mataram untuk segera menyiapkan proses seleksi terbuka atau lelang jabatan. Hal ini penting agar tahapan pengisian jabatan dapat berjalan sesuai prosedur, mulai dari pengajuan izin ke Kementerian Dalam Negeri hingga pembentukan Panitia Seleksi (Pansel).

“Pak Sekda, saya minta segera dipersiapkan mutasi tahap kedua. Gelombang pertama sudah berjalan dan akan berlanjut ke gelombang berikutnya,” ujar Mohan, Jumat (3/10).

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono, memastikan pihaknya akan segera memproses tahapan seleksi terbuka. Tahap awal dimulai dengan pembentukan Pansel yang beranggotakan lima orang, terdiri dari tiga unsur perguruan tinggi, satu perwakilan dari Pemprov NTB, dan satu pejabat internal Pemkot Mataram yakni Sekda Kota.

“InsyaAllah, Senin depan kita ajukan nama-nama yang akan ditunjuk sebagai tim Pansel lelang jabatan,” ungkap Taufik.

Ia menjelaskan, saat ini ada sembilan jabatan eselon II yang lowong, ditambah satu jabatan lagi yang akan ditinggalkan pejabat karena memasuki masa pensiun per 1 November mendatang. Dengan demikian, total ada sepuluh jabatan yang akan dilelang.

“Ada sembilan jabatan kosong, ditambah Kepala DPMPTSP yang purna tugas awal November. Jadi total sepuluh jabatan eselon II yang akan dilelang,” terangnya.

Proses seleksi terbuka diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Jika berjalan lancar, mutasi pejabat tahap kedua ditargetkan bisa digelar pada November mendatang.

Adapun sepuluh jabatan eselon II yang akan dilelang yakni, Kepala Dinas Tenaga Kerja , Kepala Bappeda,  Kepala Dinas Perikanan, Kepala DP3A,  Kepala BP2KB, Kepala Pelaksana BPBD,  Inspektur Inspektorat,  Kepala Bakesbangpol, Kepala DPMPTSP dan Kepala Dinas Sosial.

Dengan proses ini, Pemkot Mataram berharap pengisian jabatan dapat berjalan transparan, objektif, dan menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten untuk mendukung jalannya birokrasi di Kota Mataram.

  • Related Posts

    DPRD Mataram Pertanyakan Nasib Ribuan Pekerja Mataram Mall, Sekda Pastikan Tenant dan Karyawan Tetap Aman

    Mataram(KabarBerita)– Polemik perpanjangan kontrak pengelolaan Mataram Mall tidak hanya menyangkut persoalan aset dan tunggakan royalti. Komisi II DPRD Kota Mataram juga meminta Pemerintah Kota Mataram mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi…

    Komisi II DPRD Mataram Dukung Perpanjangan Kontrak Mataram Mall, Asal Tunggakan dan Aset Dituntaskan

    ‎Mataram(KabarBerita )–Setelah sempat tertunda, Komisi II DPRD Kota Mataram bersama Pemerintah Kota Mataram akhirnya menggelar rapat koordinasi untuk membahas kelanjutan kerja sama pengelolaan pusat perbelanjaan tersebut yang akan berakhir pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    DPRD Mataram Pertanyakan Nasib Ribuan Pekerja Mataram Mall, Sekda Pastikan Tenant dan Karyawan Tetap Aman

    DPRD Mataram Pertanyakan Nasib Ribuan Pekerja Mataram Mall, Sekda Pastikan Tenant dan Karyawan Tetap Aman

    Sebanyak 4.313 Orang Jama’ah Haji Telah Tiba di Tanah Air

    Sebanyak 4.313 Orang Jama’ah Haji Telah Tiba di Tanah Air

    Pemprov NTB Perkuat Perlindungan Warga Lingkar TPA Kebon Kongok

    Pemprov NTB Perkuat Perlindungan Warga Lingkar TPA Kebon Kongok

    Jelang Porwada PWI NTB 2026, PJU Polda NTB Gelar Laga Persahabatan Mini Soccer dengan Insan Pers

    Jelang Porwada PWI NTB 2026, PJU Polda NTB Gelar Laga Persahabatan Mini Soccer dengan Insan Pers

    Komisi II DPRD Mataram Dukung Perpanjangan Kontrak Mataram Mall, Asal Tunggakan dan Aset Dituntaskan

    Komisi II DPRD Mataram Dukung Perpanjangan Kontrak Mataram Mall, Asal Tunggakan dan Aset Dituntaskan